Kisah Perjuangan Perempuan Penyelamat Sawah Terakhir di Paddinging

KLikhijau.com - Hari masih pagi ketika kami tiba di rumah Irmawati Daeng So’na (35), lebih akrab memanggilnya Daeng So’na, di suatu waktu pada akhir Oktober 2021. Tepatnya di Desa Paddinging Kabupa...

Kisah Perjuangan Perempuan Penyelamat Sawah Terakhir di Paddinging
Bacakan Artikel

[irp]

Lombok tumis alami dipetik dari kebun bersama dan diolah oleh tim produksi yang telah mengikuti pendidikan khusus mengenai pengolahan pangan yang higenis dan aman.

Para perempuan yang mayoritas ibu rumah tangga di SePAKat juga terus bergerak melakukan pengembangan diri dan keluarga. Mereka sukses mengembangkan padi alami dengan hasil panen yang berlimpah dan kualitas lebih baik dan tentu lebih sehat. SePAKat juga telah memiliki semacam kebun kolektif yang terletak di pesisir Ujung Baji yang dikembangkan oleh sofresh'na.

Perjuangan belum berakhir, Daeng So’na dan komunitasnya tiada henti melakukan advokasi mempertahankan sawah. Mereka juga berjuang pada level kebijakan dengan mendorong suatu Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanian Alami yakni Pengelolaan SDA secara berkelanjutan, berkeadilan dan berkerarifan lokal.

“Saya punya impian dan harapan, Desa Paddinging menjadi Pusat Pendidikan Pertanian Alami, mempertahankan sawah yang tersisa dengan menjadikan desa wisata di kabupaten Takalar,” tutur Daeng So’na optimis.

Seusai diskusi panjang lebar sembari berkeliling mengamati sawah terakhir yang terselamatkan di Paddinging, kami kembali ke sekretariat SePAKat persis di belakang rumah Daeng So’na. Di sana kami telah disambut puluhan ibu-ibu anggota komunitas.

Mereka akan menggelar rapat rutin. Namun seperti biasa, ada acara makan bersama. Panganannya kali ini adalah surabi dari tepung beras yang ditanak dengan periuk dari tanah liat. Surabi dicelupkan pada santan kelapa kental bercampur gula, rasanya sedap luar biasa. Padahal sebelumnya, kami telah disuguhkan pula dengan lawi-lawi dengan ikan masak khas Takalar, tak seberapa lama usai menyantap kapurung.

[irp]

Pilih Halaman: