Kenalkan si Kejam yang Mampu Menggoyang Lidah dari Mallawa

Klikhijau.com - Tak semua hasil panen jamur bisa terjual. Terkadang saat membersihkan jamur, ada jamur yang kurang layak: sobek atau warnanya agak kekuningan. Biasanya jamur ini hanya dimasak untuk...

Kenalkan si Kejam yang Mampu Menggoyang Lidah dari Mallawa
Bacakan Artikel

“Kami sedang bibit kemiri dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Konon dalam waktu beberapa tahun, kemiri sudah bisa dipanen. Pertumbuhannya cepat,” ujar Firdaus, Ketua KTH Samber.

Pada Juli 2019 lalu KTH Samber telah membuat persemaian. Bibit mereka ambil dari cabutan di bawah tegakan hutan. Beberapa minggu kemudian rombongan taman nasional bersama Kepala Desa Samaenre menggelar kegiatan penanaman. Menanam di zona rehabilitasi Bantimurung Bulusaraung yang berada di wilayah Resor Mallawa.

Kisah sukses budidaya jamur KTH Saber cepat tersebar. Pada pertengahan Juni 2019, mereka kedatangan tamu. Perta pendidikan dan pelatihan dari BDLHK Makassar bertandang ke Samaenre untuk melakukan praktek lapangan. Belajar budidaya jamur dari KTH Samber. Peserta pelatihan berasal dari kesatuan pemangkuhan hutan (KPH)s dari beberapa wilayah nusantara.

Atas upaya pemberdayaan masyarakat dan dedikasiya terhadap lingkungan KTH Samber diganjar apresiasi. KTH samber dinobatkan sebagai Desa Binaan Konservasi Terbaik Kedua dalam rangkaian Hari Konservasi Alam Nasional tahun 2019 di TWA Muka Kuning, Batam. Direktur KSDAE, Wiratno, memberikan langsung piagam perhargaan tersebut kepada Ketua KTH Samber, Andi Firdaus pada puncak peringatan HKAN 2019 yang berlangsung 5-8 Agustus 2019 di Batam.

[irp]

Pilih Halaman: