Kenalkan si Kejam yang Mampu Menggoyang Lidah dari Mallawa

Klikhijau.com - Tak semua hasil panen jamur bisa terjual. Terkadang saat membersihkan jamur, ada jamur yang kurang layak: sobek atau warnanya agak kekuningan. Biasanya jamur ini hanya dimasak untuk...

Kenalkan si Kejam yang Mampu Menggoyang Lidah dari Mallawa
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Tak semua hasil panen jamur bisa terjual. Terkadang saat membersihkan jamur, ada jamur yang kurang layak: sobek atau warnanya agak kekuningan.

Biasanya jamur ini hanya dimasak untuk dikomsumsi di rumah. Sedikit berbeda dengan Ibu Hapsah. Ia olah menjadi keripik. Ternyata rasanya enak. Hingga kemudian muncullah ide membuatnya menjadi sebuah produk: keripik jamur.

Subhan sangat tanggap ide anggota binaannya. Ia kemudian mulai mencari tahu di mana bisa memesan kemasan untuk keripik jamurnya. Koko, anak Ismail yang sekolah di Makassar membuat desain produknya. Koko juga membantu orang tuanya menjual produk keripiknya di Makassar.

"Saya bisa dapat uang jajan dari hasil menjual keripik ini. Awalnya saya beri tester ke tetangga-tetangga kos-kosan. Ternyata mereka suka. Kemudian mulai mereka pesan," cerita Koko.

[irp]

Koko jadi rutin menjual keripik dan terus memasarkan keripik buatan kedua orang tuanya. Hasil penjualan keripik jamur lumayan menjanjikan."Termasuk laptop ini saya beli dari hasil menjual keripik jamur," tambah Koko.

Untuk menambah daya tarik pembeli Koko kemudian membuat desain kemasan keripik. Mereka bersepakat memberi nama: Kejam. Kejam adalah singkatan dari “Keripik Jamur Mallawa.” Hanya saja desain keripik itu lambat laun daya tariknya memudar.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: