Superfood Kelor sebagai Sumber Kekuatan Imun Masyarakat Bugis-Makassar

Klikhijau.com - Pernahkah Anda memperhatikan pekarangan rumah di desa-desa Sulawesi Selatan? Hampir bisa dipastikan, kita akan menemukan pohon dengan batang ramping dan daun bulat kecil yang rimbun....

Superfood Kelor sebagai Sumber Kekuatan Imun Masyarakat Bugis-Makassar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pernahkah Anda memperhatikan pekarangan rumah di desa-desa Sulawesi Selatan? Hampir bisa dipastikan, kita akan menemukan pohon dengan batang ramping dan daun bulat kecil yang rimbun.

Itulah kelor atau Moringa oleifera. Di Sulawesi Selatan, tumbuhan ini bukan sekadar penghias pagar atau sayur pelengkap makan siang, melainkan sebuah warisan kesehatan yang kini mulai diakui dunia sebagai superfood.

Kita cukup sering menjumpai bagaimana kearifan lokal berpadu selaras dengan ilmu pengetahuan modern. Kelor adalah contoh terbaik bagaimana alam menyediakan solusi bagi daya tahan tubuh kita, terutama di tengah perubahan iklim dan tantangan kesehatan global yang semakin dinamis saat ini.

Secara ilmiah, kelor dijuluki sebagai The Miracle Tree atau pohon ajaib karena profil nutrisinya yang luar biasa. Riset yang dipublikasikan dalam jurnal Food Science and Human Wellness, kandungan nutrisi dalam setiap helai daunnya melampaui berbagai sumber makanan yang selama ini kita anggap paling bergizi.

[irp]

Daun kelor mengandung vitamin C yang tujuh kali lebih banyak daripada jeruk, vitamin A yang sepuluh kali lebih banyak daripada wortel, serta kalsium yang tujuh belas kali lebih banyak daripada susu.

Tidak hanya itu, kelor juga kaya akan protein dan kalium dalam jumlah yang jauh melampaui yogurt dan pisang. Kombinasi nutrisi yang padat ini menjadikannya senjata ampuh untuk memperkuat sistem imun, di mana vitamin C dan A bekerja sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas, sementara kandungan proteinnya mendukung regenerasi sel-sel imun yang rusak secara efektif.

Di wilayah Sulawesi Selatan sendiri, kelor memiliki ikatan budaya dan geografis yang sangat kuat. Di kabupaten seperti Maros, Pangkep, hingga Jeneponto, kelor telah menjadi bagian dari identitas kuliner masyarakat setempat.

Khusus di daerah Jeneponto dan Takalar yang memiliki karakteristik beberapa lahan kering dan berbatu, pohon kelor justru tumbuh dengan sangat subur dan tangguh. Masyarakat lokal secara turun-temurun mengonsumsi kelor sebagai menu harian yang murah namun mengenyangkan.

[irp]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2

Apa tanggapan anda mengenai berita ini

like 0
Like
dislike 0
Dislike
love 0
Love
funny 0
Funny
angry 0
Angry
sad 0
Sad
wow 0
Wow