Kelor, Pohon Ajaib dan 4 Fakta Menarik yang Akan Membuat Anda Jatuh Hati Padanya

Klikhijau.com - Kelor! Siapa yang tak familiar dengan tanaman ini? Saya menyukai sayur daun kelor yang dimasak bening dan dimakan dengan ikan kering. Bagaimana dengan Anda? Sebagian orang tak menyukai...

Kelor, Pohon Ajaib dan 4 Fakta Menarik yang Akan Membuat Anda Jatuh Hati Padanya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kelor! Siapa yang tak familiar dengan tanaman ini? Saya menyukai sayur daun kelor yang dimasak bening dan dimakan dengan ikan kering. Bagaimana dengan Anda? Sebagian orang tak menyukainya dengan alasan berbeda-beda.

Kelor alias moringo oleifeira, di Gorontalo disebut kelo, di Bugis disebut keloro, orang Sumba menyebutnya kawano. Di balik khasiat ajaibnya bagi kesehatan, terdapat cerita mistis tentangnya. Masyarakat di pesisir Jawa Timur, tepatnya di Tulung Agung menjauhi tanaman ini karena diyakini memiliki khasiat supranatural. Ada pula yang menganggap bahwa daun kelor memiliki khasiat sebagai penangkal ilmu hitam seperti santet, pelet dan semacamnya.

Banyak orang meyakini bahwa daun kelor dapat dijadikan sebagai penangkal kesaktian. Ada mitos bahwa seorang jawara sakti yang memiliki kesaktian dari bantuan mahluk halus akan hilang kesaktiannya bila berhadapan dengan duan kelor. Sebagian besar orang Jawa memantang membakar tanaman kelor. Apa pun itu, kelor adalah tanaman khas Indonesia yang memiliki keunikan dan manfaat istimewa yang tiada tandingannya.

Berikut 4 fakta menarik tentang kelor yang perlu Anda ketahui.

1. Bisa tumbuh cepat
Kelor merupakan tanaman dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Bahkan, tanaman ini bisa tumbuh hingga 3 meter dalam waktu 3 bulan. Apabila dibiarkan tumbuh, kelor bisa menjuntai lebih dari 12 meter.

2. Membantu berbagai masalah lingkungan dan pengobatan
National Institute of Health (NIH) pernah menyebutkan bahwa kelor memiliki potensi untuk membantu membalikkan berbagai masalah lingkungan yang besar dan menyediakan banyak kebutuhan manusia yang tidak terpenuhi. Uniknya, kelor tumbuh di semua negara di dunia yang memiliki persentase kekurangan gizi. Tanaman itu telah menyelamatkan jutaan nyawa manusia. NIH juga melaporkan bahwa kelor telah digunakan sebagai obat berbagai kelompok etnis untuk mengobati lebih dari 300 jenis penyakit.

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa biji kelor merupakan bahan alami yang berperan penting dalam pengelolaan air, yakni memperbaiki kualitas air, seperti turbin di atas air dan dapat mereduksi kadar logam berat. Biji kelor dapat berperan dalam mengatasi pencemaran air.

3. Dijuluki Pohon Ajaib oleh WHO
Karena khasiatnya yang luar biasa, kelor dijuluki "pohon ajaib". WHO telah menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi di berbagai negara selama puluhan tahun. Kelor memiliki kandungan senyawa bioaktif yang memberikan efek farmakologi.

Di Desa Tomini Sulawesi Tengah, kelor bahkan dimanfaatkan sebagai obat asma. Daun kelor ditumbuk kemudian dicampurkan dengan minyak tanah sedikit kemudian dioleskan di dada.

4. Seluruh Bagiannya Bermanfaat
Seluruh bagian dalam tumbuhan kelor memiliki manfaat besar seperti daun, akar, biji, kulit kayu, buah, bunga dan polong dewasa. Kelor memiliki anti tumor, anti-piretik, anti epilepsy, anti inflamasi, anti ulkus, anti spasmodic, diuretic, anti hipertensi, menurunkan kolestrol, anti oksidan, anti diabetik, anti bakteri, anti jamur dan sebagai stimulan kantung dan peredaran darah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2