Tentang Ria, Perempuan yang Bertarung dalam Kobaran Api di Hutan

Klikhijau.com - Kiprah perempuan dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut mewarnai gaung Hari Kartini setiap tanggal 21 April. Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan La...

Tentang Ria, Perempuan yang Bertarung dalam Kobaran Api di Hutan
Bacakan Artikel

Sebagai contoh, saat ini kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu ancaman bagi kelestarian alam dan lingkungan Indonesia. Kita sebagai Manggala Agni tentu dapat terjun langsung dan berbuat lebih untuk menyelamatkan Indonesia dari ancaman tersebut, jelas Ria.

Berjuang di Manggala Agni ini mengingatkan saya pada perjuangan Kartini jaman dulu. Kartini telah berhasil menunjukkan kepada dunia luar, bahwa perempuan dapat berbuat lebih dengan kemampuan yang dimilikinya. Menjadi Manggala Agni kita dapat melakukan aksi yang sangat berarti bagi keselamatan bangsa dari ancaman buruk kebakaran hutan dan lahan", tambah Ria.

Meski dirinya seorang perempuan, tidak menjadikannya minder dan terbatas dalam berkarya. Perempuan yang telah bergabung menjadi Manggala Agni sejak 2008 ini aktif dalam setiap kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerjanya.

Saat ini, Ria adalah adalah satu-satu nya Komandan Regu (Danru) Manggala Agni perempuan di Indonesia. Berkat kemampuan, ketekunan dan semangat kerjanya tak ragu Kepala Daops yang menjadi atasannya, memberikan amanah ini dipundaknya. Tanggung jawab ini tentunya tak mudah untuk dia laksanakan.

Sebagai Srikandi Manggala Agni, Ria merasa tak berbeda tugasnya dengan pria yang kebanyakan bertugas sebagai Manggala Agni. "Ketika melakukan pemadaman, kita tidak hanya memiliki tugas di barisan belakang. Manggala Agni perempuan juga bisa berperan sebagai pemegang nozzle di garis depan yang berhadapan langsung dengan api", tutur Ria.

Demi tugas, pernah Ibu dari tiga orang anak ini harus meninggalkan anak pertamanya yang saat itu masih berumur delapan bulan. Beberapa minggu dia harus menahan rindu pada bayinya itu untuk melakukan pemadaman di lapangan. Lokasinya yang sangat jauh dengan sulitnya akses harus dilalui.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: