Tentang Ria, Perempuan yang Bertarung dalam Kobaran Api di Hutan

Klikhijau.com - Kiprah perempuan dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut mewarnai gaung Hari Kartini setiap tanggal 21 April. Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan La...

Tentang Ria, Perempuan yang Bertarung dalam Kobaran Api di Hutan
Bacakan Artikel

Sementara pasokan logistik pun sangat terbatas. Air gambut yang pekat terpaksa harus diminumnya. Kondisi seperti itu tidak menyurutkan semangat Ria dan anggota Manggala Agni lainnya untuk menjinakkan si jago merah. Pantang pulang sebelum padam menjadi tekad tertanam pada brigade yang berjuluk panglima api ini.

Bagi Ria, hari kartini baginya adalah bahwa perempuan Indonesia itu pada hakikatnya memiliki semangat pejuang seperti Kartini. Perempuan tidak hanya menjadi tukang masak, menyuci dan bereproduksi saja.

Lebih dari itu, perempuan bisa berkarya dalam segala bidang pengabdian. Hari Kartini menurut saya tidak hanya diperingati setiap tahunnya, namun perlu dimaknai setiap hari. "Berkat perjuangan Kartini, saya bisa menjadi seorang Manggala Agni dan menjalankan profesi ini hingga saat ini," pungkas Ria.

[irp]

Pilih Halaman: