Temukan Alasan Masuk Akal Mengapa Harus Belanja Pakaian Lagi?

Klikhijau.com – Setiap kali ke mal, hal apa yang paling sering menyita perhatianmu? Kebanyakan di antara kita (tanpa pandang usia) akan memberi jawaban serupa: pakaian! Yah, begitulah ruang belanja se...

Temukan Alasan Masuk Akal Mengapa Harus Belanja Pakaian Lagi?
Bacakan Artikel

Disalin dari laman zerowaste.id, fast fashion merupakan istilah yang digunakan oleh industri tekstil yang memproduksi ragam model fashion secara silih berganti dalam waktu yang amat singkat, serta memakai bahan baku yang berkualitas buruk, sehingga tidak tahan lama.

Dana Thomas dalam bukunya “Fashionopolis” menegaskan, betapa beberapa merek fast fashion mungkin tidak mendesain produknya untuk bisa tahan lama. Hal itu karena ada lebih dari 60 persen serat kain yang diproduksi saat ini bukan dari benang, tetapi dari bahan sintetik.

Ini memicu produksi pakaian berkejar-kejaran dengan ambisi konsumen yang juga berapi-api. Padahal, ketika pakaian itu bernasib sial di tempat pembuangan akhir (TPA), bahannya akan sulit terurai.

[irp]

Ini benar-benar mencemaskan, laporan dari Ellen McArthur Foundation menyebut industri tekstil masih memakai minset kuno yakni model ekonomi linier (buat-gunakan-buang).

Faktanya demikian bukan? Sampai disini semoga renungan kita semakin dalam untuk tak gampang tergiur rayuan diskon fast fashion!

Saatnya revolusi pola konsumsi

Karena itu, perlu revolusi pola konsumsi dan dimulai dari diri sendiri. Di sisi lain, pemerintah juga harus mendorong suatu policy yang memastikan agar industri tekstil lebih ramah lingkungan dan menerapkan ekonomi sirkular.

Dampak negatif dari industri tekstil diprediksi meningkat di tahun 2050 mendatang bila pola konsumsi masih tak berubah. Jika pada tahun 2015 limbah minyak yang dihasilkan dari produksi tekstil berkisar 98 juta ton, di tahun 2050 akan mencapai 300 juta ton limbah minyak yang dihasilkan.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: