Tertarik Menanam Kunyit dalam Pot? Begini Caranya!

oleh -222 kali dilihat
Tertarik Menanam Kunyit dalam Pot Begini Caranya!
Rimpang kunyit yang sudah tua cocok untuk dijadikan bibit karena akan lebih cepat mengeluarkan tunas - Foto/Bibitbunga

Klikhijau.com – Tertarik menanam kunyit di dalam pot? Ini tentu mengesankan bagi Anda yang tinggal di rumah yang halamannya terbatas. Kunyit merupakan tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan jamu dan pengobatan.

Bila saja sukses menanamnya dalam pot, tentu kita dapat memanennya setiap saat dan menikmati khasiatnya. Artikel ini akan memandu Anda menanam kunyit dalam pot agar bisa tumbuh baik dan subur.

Kunyit merupakan jenis tanaman akar-akaran yang mirip dengan kencur, jahe, lengkuas dan lainnya. Kunyit seringpula dinamai kunir atau janar. Orang-orang Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan kerap menyebutnya kunyi’ atau unyi’.

Sejatinya, kunyit tergolong tanaman yang mudah tumbuh bahkan dengan sekadar menaruh rimpangnya di tanah yang lembab. Tanaman kunyit bisa dibudidayakan di lahan luas, namun juga dapat dibudidayakan menggunakan pot atau polybag.

Nah, simak cara menanam atau mempersiapkan tanaman kunyit dalam pot berikut ini:

KLIK INI:  Mengapa Serai Wajib Ditanam di Rumah dan Apa Tanaman Pendampingnya?
Langkah pertama: Pembibitan

Langkah pertama yang harus disiapkan adalah pembibitan. Pilihlah rimpang kunyit yang benar-benar sudah tua agar lebih cepat mengeluarkan tunas. Usia kunyit yang layak sebagai bibit, setidaknya sekira 8 bulan.

Jumlah rimpang yang disiapkan tentu disesuaikan dengan jumlah pot atau poliybag yang akan Anda gunakan. Setiap pot atau polybag nantinya akan diisi masing-masing satu rimpang saja. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam fase pembibitan:

  • Pastikan bibitnya tidak terserang penyakit atau ada bagian yang rusak atau busuk.
  • Letakkan rimpang di atas tanah yang lembab.
  • Pastikan rimpang dalam pot atau polybag terkena paparan sinar matahari langsung.
  • Taburi rimpang kunyit tersebut dengan tanah secukupnya. Siram setiap sore untuk menghasilkan tunas yang bagus.
  • Jika rimpang kunyit sudah setinggi 10 cm, ambil tunas tersebut dan potonglah.
  • Masing-masing pot diisi dengan satu tunas.
Pengolahan media tanam

Media tanam utama untuk kunyit dalam pot adalah tanah yang subur. Namun, untuk hasil terbaik media tanam harus dipersiapkan khusus yakni dengan mencampurnya dengan kompos dan pupuk kandang dengan skala 2:1:1. Ketiga bahan ini dicampurkan secara merata dan sempurna lalu diisi ke setiap pot atau polybag yang akan digunakan.

Ada baiknya menggunakan pot dengan ukuran sedang diameter 20 cm. Letakkan pecahan batu bata pada bagian bawah pot terlebih dahulu sebelum diisi dengan media tanam. Jangan mengisi terlalu penuh pot atau sisakan antara 5 hingga 10 cm.

KLIK INI:  Jangan Asal Semprot, Begini Dampak Penggunaan Pestisida pada Lingkungan dan Manusia
Penanaman

Bibit yang akan ditanam adalah bibit yang telah disemai dan sudah mengeluarkan tunas. Sebelum melakukan penanaman, perhatikan pula beberapa hal penting berikut ini:

  • Pastikan pot yang digunakan memiliki lubang.
  • Masukkan bibit atau tunas ke dalam masing-masing lubang yang telah disiapkan pada pot yang tersedia.
  • Setiap pot diisi satu rimpang saja.
  • Lubang ditutupi kembali dengan campuran tanah dan kompos.
  • Lakukan penyiraman pada rimpang kunyit yang telah ditanam.
Pemupukan

Sejatinya, pemupukan tidak terlalu diperlukan untuk tanaman ini. Namun, untuk hasil terbaik, pemupukan tetap bisa dilakukan namun dengan catatan harus menggunakan pupuk organik atau kompos. Hal ini penting agar rimpang kunyit yang nantinya dihasilkan dan dipanen terbebas dari bahan-bahan kimia berbahaya. Lakukan pemupukan setiap satu bulan sekali, dengan tetap mencampurkan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan skala 1:1:1.

Penyiraman

Tak seperti tanaman lain yang harus disiram setiap hari. Kunyit disiram setiap 2 atau 3 hari sekali. Sejauh tanahnya masih lembab, penyiraman belum jadi prioritas. Sore hari adalah waktu yang tepat untuk menyiram tanaman kunyit dalam pot. Jangan menyiram tanaman secara berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.

KLIK INI:  Eco Enzyme, Cairan Ajaib Hasil Fermentasi Sampah Organik yang Multiguna
Masa Panen Kunyit

Lalu, kapan kunyit bisa dipanen? Idealnya kunyit dipanen pada usia 8 bulan pasca tanam. Usia ideal ini memungkinkan menghasilkan rimpang terbaik yang sehat dan berkualitas dan tentu sudah bertahan lama saat disimpan.

Apa yang dilakukan setelah panen?

Bersihkan rimpang kunyit yang telah dipanen dengan air bersih yang mengalir agar benar-benar bersih. Lakukan pencucian berulang-ulang hingga air bekas siraman rimpang tidak lagi keruh. Lakukan proses pembersihan dengan cepat agar tidak merusak kadar nutrisi rimpang kunyit.

Anda dapat mengolah kunyit basah untuk bahan jamu dan resep lainnya. Bisa pula dengan melewati pengeringan terlebih dahulu. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mengeringkan kunyit. Pertama dengan sinar matahari, kedua dengan dipanaskan dalam oven.

Jemur kunyit di bawah sinar matahari selama minimal 4 jam sehari dan lakukan dalam periode 3 atau 4 hari untuk hasil maksimal.

Sedangkan bila melalui oven, cukup dengan memasukkannya ke dalam oven yang bersuhu 50 hingga 60 derajat celcius.

Itulah tips atau cara sederhana menanam kunyit dalam pot yang sejatinya bisa Anda lakukan di rumah meski ruang terbatas. Anda juga tidak perlu merawat tanaman kunyit secara intens karena tanaman ini termasuk tidak rewel dan mudah tumbuh. Simak pula manfaat kunyit di SINI!

Semoga bermanfaat!

Sumber: Bibitbunga.com, klikhijau.com dan cybex.pertanian.go.id

KLIK INI:  Komunitas ‘Bibit Langsung Tanam’ Membibit Pepaya Merah Delima Selama Pandemi