Benarkah Kunyit Bisa Tingkatkan Daya Ingat dan Mencegah Demensia?

Publish by -11 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Benarkah Kunyit Bisa Tingkatkan Daya Ingat dan Mencegah Demensia?
Kunyit/Foto-dream.co.id

Klikhijau.com – Kunyit merupakan salah satu bumbu yang sangat dikenal di Indonesia. Seperti tanaman lainnya, kunyit memiliki segudang manfaat. Tentu ini dikarekan kandungan yang ada di dalamnya.

Kandungan kurkumin di dalamnya mampu mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari radang hingga masalah pernapasan.

Sebuah riset terbaru mengungkap, pewarna kuning alaminya ini ternyata bisa memperbaiki ingatan dan juga mood manusia.

Studi yang terbit dalam British Journal of Nutrition menyebutkan, kandungan kurkumin pada kunyit diyakini dapat memblok protein amiloid beta. Amiloid beta adalah protein yang memicu pembentukan plak di otak. Adanya plak di otak inilah yang menyebabkan alzheimer.

KLIK INI:  Peneliti Brasil Ungkapkan Racun Laba-Laba Pisang Bisa Atasi Disfungsi Ereksi

Kurkumin juga dapat meningkatkan kesehatan mental karena sifat anti-inflamasinya. Selain itu, kurkumin juga berfungsi sebagai antioksidan.

Kunyit juga mengandung senyawa fenolik alami yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun pada tubuh.

Di India, kunyit telah dijadikan makanan pokok bagi orang lanjut usia. Mungkin karena kebiasaan itu, India menjadi negara dengan tingkat penderita alzheimer yang rendah.

Penelitian juga menguatkan bukti, lansia yang memiliki budaya makan kari sebagai makanan pokok, memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dan prevalensi yang lebih rendah terhadap demensia.

Lansia yang rutin mengonsumsi rempah-rempah berwarna kuning ini tiga kali sehari, memiliki memori lebih baik.

Peneliti juga percaya bahwa kunyit bisa meningkatkan kekuatan otak dan mencegah penurunan memori di usia tua.

Kandungan kurkuminnya bisa mengurangi protein di dalam otak yang berhubungan dengan memori dan emosi.

Mereka menyimpulkan, makan kari setidaknya seminggu sekali membantu mencegah demensia.

KLIK INI:  Benarkah Instagram Media Paling Buruk Bagi Kesehatan Mental, Bagaimana Mengatasinya?
Editor: Ian Konjo
Sumber: Beberapa sumber

KLIK Pilihan!