Musim Salju Tak Selamanya Indah, Ia Juga Menyimpan Kecemasan

Klikhijau.com - Saat akan berangkat studi ke Amerika Serikat, saya memiliki pilihan. Saya bisa memilih ke Arizona atau Illinois. Saya menghubungi seorang senior yang pernah tinggal di sana dan bertany...

Musim Salju Tak Selamanya Indah, Ia Juga  Menyimpan Kecemasan
Bacakan Artikel

Jalanan pun penuh salju. Aspal yang hitam tidak kelihatan. Satu hari dua hari, musim salju seperti menyenangkan. Bukan cuma bagi seorang yang datang dari daerah tropis yang panas.

Orang-orang Amrik pun banyak yang merasa excited melihat salju turun. Ya pahami saja, meski mereka tinggal di negaranya yang punya empat musim, salju toh hanya turun pada musim dingin. Apalagi mereka yang tinggal di daerah West Coast seperti Arizona. Bahkan ada yang terbang ke wilayah Mid-West atau East-Coast yang punya stok salju.

Salju yang Merugikan

Namun, tiga hari atau lebih sesudahnya, salju seperti mulai membosankan. Setiap keluar harus menutupi tubuh dengan pakaian tebal dan hangat. Jika tidak, pipi seperti diiris-iris. Belum lagi dengan pelembab bibir agar bibir tidak semakin pecah-pecah. Saya juga harus banyak mengonsumsi Vitamin C agar tidak tumbang.

[irp]

Jika salju turun lagi dengan intensitas yang makin lebat, mobil-mobil pembersih salju sebesar buldoser turun tangan menyingkirkan salju yang menutupi jalanan dengan skopnya yang besar. Jalanan yang penuh salju bisa menjadi licin dan membahayakan pengendara.

Agar cepat meleleh, garam-garam ditaburkan di atas salju. Alhasil jika mobil melintas, sisa-sisa garam akan melengket pada velg mobil dan bagian lainnya. Menyebabkan bagian yang terkena bisa cepat rusak dan berkarat. Akhirnya ketika hendak dijual harganya jadi murah.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: