Memeluk Pohon, Cara India Mencintai Bumi

Mengapa India tidak bersuara? Apakah India kehilangan jiwanya? Apakah tertidur? Tidak! India terjaga oleh pria pekerja keras Oleh para ibu rumah tangga yang menyalakan kayu bakarnya India terjaga...

Memeluk Pohon, Cara India Mencintai Bumi
Bacakan Artikel

Betapa ini menarik! Belum kutemui kisah serupa dalam film India mana pun. Kuletakkan gawai, menemukan hal baru patut dirayakan dengan kopi tubruk. Setelah cangkir berada dalam genggaman, kusesap seteguk demi seteguk sembari menuntaskan kisah.

Laiknya sebuah pergerakan,ย Chipkoย mengalami regenerasi juga pergeseran. Pelopornya adalah Chandi Prasad Bhatt, pekerja sosial yang menganut ajaran non kekerasan Mahatma Gandhi. Pada 1964 di Gopeshwar, Bhatt membentuk wirausaha kecil yang memanfaatkan sumber daya hutan dan mempertemukannya dengan kontraktor yang hendak mengeksploitasi hutan.

[irp]

Chipkoย dimulai pada April 1973 di distrik Chamoli, penduduk desa Mandal dikomandoi Bhatt dan Sunderlal Bahuguna menghalangi Symonds, perusahaan yang bergerak di bidang olahraga menebang pohon untuk proyek besar pengadaan raket tenis. Bersama kurang lebih 100 warga ditambah relawan dari perusahaan kecilnya memukul drum dan meneriakkan slogan-slogan yang memaksa kontraktor dan penebang hutan mundur.

Pada 1974, pelelangan 2500 pohon dari hutan Murenda Peng yang dilakukan Departemen Kehutanan dengan pihak kontraktor dari Rishikesh kembali membikin Bhatt meradang. Prasad menggalakan gerakan memeluk pohon pada para wanita di desa sebagai taktik untuk menyelamatkan hutan.

Perempuan menjaga pohon

Para perempuan berjaga sepanjang malam, menjaga pohon-pohon dari penebangan. Aksi itu berlangsung selama empat hari, gerakan menyebar ke desa-desa lain dan semakin banyak yang bergabung, hingga akhirnya mereka berhasil mengusir pekerja pada 26 Maret 1974.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: