Kisah Pertemuan Menakjubkan dengan Katak Hijau yang Mungil

Klikhijau.com - Saya berhenti memetik kopi karena seekor katak berwarna hijau. Ukurannya mungil. Ia melompat di antara rerumputan. Menyembunyikan dirinya. Awalnya saya abai saja. Di kebun, beragam...

Kisah Pertemuan Menakjubkan dengan Katak Hijau yang Mungil
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Saya berhenti memetik kopi karena seekor katak berwarna hijau. Ukurannya mungil. Ia melompat di antara rerumputan. Menyembunyikan dirinya.

Awalnya saya abai saja. Di kebun, beragam fauna bisa ditemukan. Tapi, begitu memerhatikan katak itu. Ada ketertarikan dan ketakjuban bertumbuh. Namun, saat ingin menangkapnya. Ia melompat. Sembunyi di antara rerumputan.

Saya mencarinya. Namun, tak mudah menemukannya, sebab warnanya yang hijau menyatu dengan rerumputan yang berwarna sama. Namun, pantang menyerah sebelum mengabadikannya dengan kamera gawai

Setelah mencarinya beberapa saat. Saya berhasil menangkapnya. Itu pertama kalinya saya melihat katak berwarna hijau. Tubuhnya lunak dan halus. Tak begitu seram. Bahkan terkesan lucu menggemaskan.

Waktu telah sore saat itu, di Hari Sabtu, 23 Agustus 2025 lalu. Jam pulang dari kebun telah hampir tiba. Jika bukan karena petikan kopi yang salasala (tanggung) karena hanya tersisa beberapa pohon saja. Bisa saja saya tak bertemu dengan katak hijau itu karena keburu pulang lebih awal.

Barangkali memang benar, selalu ada hal baik di balik satu peristiwa. Seluka apa pun peristiwa itu, semengerikan apa pun itu.

Perihal katak, sebenarnya itu bukan perjumpaan baru bagi saya. Namun, yang sering saya lihat adalah katak yang umum saja. Berwarna hitam dengan kulit yang kasar.

Katak sejenis ini di kampung saya namanya Cuppang. Kulitnya yang kasar kerap disematkan pada anak atau orang berkulit kasar.

Jika ada anak atau orang berkulit kasar, nama Cuppang kerap disamakan dengan kulitnya, misalnya bukkuleng Cuppang (berkulit seperti katak). Maksudnya kulitnya kasar seperti katak.

Cuppang, adalah nama yang disematkan pada katak darat. Di kampung saya, ada dua jenis katak, yakni katak darat dan air.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2