Enno, Pilot Perempuan Bidang Pemetaan KLHK dan Kisahnya yang Maskulin

Klikhijau.com - Betapa pun jua, budaya Indonesia memang berbau maskulinitas. Dalam banyak konteks, semisal berkaitan dengan profesi dan pekerjaan budaya kita cenderung bias gender. Pria diasumsikan...

Enno, Pilot Perempuan Bidang Pemetaan KLHK dan Kisahnya yang Maskulin
Bacakan Artikel

Sinkronisasi rasa gugup dengan prosedur standar baku bukan hal yang mudah, apalagi bagi seorang perempuan yang cenderung lebih histeris saat tertekan. Namun Enno yakin, semua akan berhasil karena seiring bertambahnya jam terbang, akan semakin sigap reflek yang dimiliki oleh penerbang.

Enno adalah salah satu dari sekian perempuan yang terlibat dalam bidang lingkungan khususnya lingkungan hidup dan kehutanan.

Enno seorang pekerja, penikmat petualangan, pecandu adrenalin dan sekaligus seorang pengusaha. Waktu yang padat betul-betul harus diakalinya dengan ketat agar tetap dapat dinikmati. Dalam sehari, ia dituntut untuk cermat membagi waktu antara pekerjaan, usaha dan hobinya.

Kodrat sebagai perempuan tidak diingkari Enno. Ia tetaplah seorang dengan kepekaan seorang perempuan, dengan kebiasaan perempuan dan pembawaan yang tetap feminin.

Hanya saja, dia membatasi betul waktunya untuk melakukan rutinitas perempuannya. Mandi sama dandan cukup lima menit lah, celetuknya.

Celetukan itu cukup masuk akal jika melihat padatnya kegiatan yang harus dijalaninya. Sehabis jam kantor, Enno hanya punya waktu 30 menit untuk menyiapkan diri membuka cafe dan toko perlengkapan outdoornya di Komplek Bintan Centre, Tanjungpinang.

[irp posts="3477" name="Risma Putantri, Traveler Muda yang Beberkan Keindahan Pantai Manganti Kebumen"]

Pilih Halaman: