Energi Hijau untuk Kehidupan Lebih Baik Masyarakat Pulau Kodingareng

oleh -40 kali dilihat
Andi Ayatullah

Klikhijau.com –  PT PLN (Persero) telah melakukan revitalisasi Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) di Pulau Kodingareng, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Revitalisasi yang dilakukan dengan kolaborasi antara PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) dengan PLN. Hal ini bertujuan agar Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kodingareng dapat beroperasi secara optimal.

Sekertaris Kelurahan Kodingareng, Rudayya mencatat bahwa dengan hadirnya PLTS mampu meningkatkan kesejahteraan dan membantu mengembangkan kegiatan ekonomi di pulau yang   berpenghuni 4.599 penduduk tersebut.

“Dengan hadirnya listrik di siang ataupun malam hari, profesi masyarakat yang dulunya 90% adalah nelayan, kini lebih bervariasi ada yang menjadi pedagang ataupun penyedia jasa yang menggunakan listrik untuk menjalankan usaha,” ujarnya.

KLIK INI:  Menilik Ekonomi Biodiversitas Indonesia dari Perspektif Sains dan Kebijakan

Dirinya menambahkan dari aspek pemerintahan dan sosial pun mengalami peningkatan. “Kini kantor dapat beroperasi tanpa menggunakan genset lagi, ini semakin membuat pelayan terhadap masyarakat semakin lebih baik,” ujar Rudayya.

Revitalisasi itu dilakukan sekaligus untuk menyambut momen peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Sehingga momen HUT RI berdampak positif bagi masyarakat.

Salah seorang nelayan, Daeng Ranni menuturkan kehadiran listrik membantu pengehematan biaya operasional dalam pengerjaan kapalnya.

“Kalau bekerja memperbaiki kapal menggunakan genset kami menghabiskan Rp. 50 ribu untuk membeli solar, beda halnya apabila menggunakan listrik kami hanya mengeluarkan Rp. 50 ribu untuk satu bulan,” kata Daeng Ranni.

KLIK INI:  Vietnam Beralih ke Energi Surya, Bagaimana dengan Indonesia?

Selain di sektor ekonomi beroperasinya PLTS Kodingareng turut berpengaruh besar bagi sektor pendidikan. Guru SD Negeri Kodingareng, Triandi pun mengisahkan turut merasakan manfaat bagi kegiatan pembelajaran muridnya.

“Dengan listrik yang beroperasi lebih lama, kami dapat menggunakan proyektor, komputer, internet, serta pengeras suara untuk membantu aktivitas belajar mengajar” ungkap Triandi.

“Listrik juga sangat membantu kami sebagai pelajar, khususnya mengerjakan pekerjaan rumah di malam hari” tambah Sutaria, siswi SMA Citra Bangsa.

KLIK INI:  Opab Gempa Makassar Siap Terima Anggota Baru Tahun Ini
Listrik tersalur 24 jam

Terpisah, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, Awaluddin Hafid merinci, PLTS Kodingareng berkapasitas 260 Kilo Watt Peak (kWp) telah memberikan kontribusi besar untuk melistriki 996 pelanggan di pulau tersebut.

“Dengan revitalisasi PLTS Kodingareng dan PLTS Tanakekke. Kami optimis listrik dapat tersalurkan 24 jam dan perekonomian masyarakat yang mayoritas sebagai nelayan dapat meningkat,” kata Awaluddin.

“Program didieselisasi ini merupakan wujud nyata dari PLN untuk mencapai Carbon Neutral pada 2060 dengan mengoptimalkan energi domestik dan untuk menjaga ketahanan energi tanah air,” tutup Awaluddin.

KLIK INI:  BBKSDA Selenggarakan Jungle Track di Hari Bakti Rimbawan 2019