Dodol, Baeti, dan Rumah Berperabot Warna Pink

Klikhijau.com - Sepulang dari Kantor Camat  Kindang, hari Rabu lalu, 31 Mei 2023. Jupri menghentikan motornya di depan rumah Baeti. "Kita cari dodol," jawabnya ketika saya tanya kenapa singgah....

Dodol, Baeti, dan Rumah Berperabot Warna Pink
Bacakan Artikel

Tidak hanya sebagai camilan, dodol juga menjadi bagian dari berbagai kreasi kuliner lainnya. Misalnya, beberapa orang menggunakan dodol sebagai bahan untuk membuat es krim, pancake, atau kue-kue manis lainnya. Dodol juga dapat menjadi bahan tambahan dalam campuran minuman seperti es campur atau milkshake.

Dodol adalah salah satu makanan tradisional yang memperkaya kekayaan budaya Indonesia dan Asia Tenggara. Keunikan rasa, tekstur, dan cara pembuatannya menjadikan dodol sebagai warisan kuliner yang patut dilestarikan. Jadi, jangan ragu untuk mencoba dan menikmati dodol dalam berbagai varian dan kreasinya yang tak terbatas.

[irp]

Bahan yang umum digunakan



  • Kelapa parut



Kelapa parut segar atau kelapa parut kering digunakan sebagai salah satu bahan utama dalam dodol. Kelapa parut memberikan tekstur kenyal dan aroma khas pada dodol.


  • Gula



Gula digunakan untuk memberikan rasa manis pada dodol. Gula  merah atau gula pasir dapat digunakan membuat dodol.


  • Tepung ketan



Tepung ketan atau pulut digunakan sebagai bahan pengental dalam dodol. Tepung ketan memberikan tekstur kenyal pada dodol setelah dimasak.


  • Santan



Santan atau air kelapa dapat digunakan untuk memberikan kelembutan dan aroma khas pada dodol.


  • Garam



Garam digunakan untuk menyeimbangkan rasa dan memberikan sedikit kelezatan pada dodol.


  • Minyak



Minyak nabati atau minyak kelapa dapat digunakan untuk melapisi alat dan wadah saat memasak dodol agar tidak lengket.


  • Bahan tambahan



Beberapa variasi dodol dapat memiliki tambahan bahan seperti kacang tanah, biji wijen, buah-buahan kering, atau bahan lain sesuai dengan preferensi dan variasi lokal. Bahan lain yang dapat digunakan adalah cokelat, pandan, atau durian untuk memberikan rasa dan aroma yang berbeda pada dodol.

[irp]

 Cara pembuatan

Persiapkan semua bahan yang diperlukan sesuai dengan resep dodol diinginkan.

Panaskan panci atau wadah yang cukup besar dengan api sedang. Pastikan permukaan panci sudah bersih dan kering sebelum digunakan.

Tuangkan santan ke dalam panci dan tambahkan gula. Aduk hingga gula larut dalam santan.

Tambahkan kelapa parut ke dalam campuran santan dan gula. Aduk rata agar semua bahan tercampur dengan baik.

Masukkan tepung ketan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Pastikan tidak ada gumpalan tepung ketan yang terbentuk.

Terus aduk campuran dengan api sedang hingga bahan-bahan tercampur dan menjadi kental. Proses ini membutuhkan ketelatenan dan kesabaran, karena dodol membutuhkan waktu yang cukup lama untuk matang.

Terus aduk campuran dengan perlahan, pastikan tidak ada bagian yang gosong. Dodol akan mulai mengental dan menjadi kenyal seiring dengan proses pemasakan yang terus berlanjut.

[irp]

Setelah adonan mengental dan matang dengan baik, tuangkan dodol ke dalam loyang atau wadah yang telah diolesi dengan minyak agar tidak lengket. Ratakan permukaannya dengan spatula.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: