Desa Kindang Diserbu Kantong Kresek Dua Kali Seminggu

Klikhijau.com โ€“ Senin dan Kamis menjadi hari yang disambut suka cita di Desa Kindang, Bulukumba. Sebab di hari itu merupakan jadwal pasar. Masyarakat yang ingin membeli sesuatu akan lebih mudah. Ba...

Desa  Kindang Diserbu Kantong Kresek Dua Kali Seminggu
Bacakan Artikel

Membuang kantong plastik jadi ancaman nyata bagi lingkungan. Selokan akan tersumbat, air akan tercemar dan ekosistem sungai hingga laut akan rusak hingga akan berdampak buruk pada hewan dan manusia.



  • Picu perubahan iklim



Dari proses produksi, konsumsi, hingga pembuangannya menghasilkan emisi karbon yang tinggi sehingga berkontribusi terhadap perubahan iklim karena kondisi bumi semakin memanas.

Sumber material kantong plastik yang terbuat dari minyak bumi, yang merupakan sumber daya alam tak terbarukan, mengakibatkan pencemaran lingkungan di negara-negara berkembang karena limbah pabriknya dibuang ke sungai dan pembakaran gas metana mengakibatkan emisi karbon ke udara.



  • Butuh waktu lama untuk terurai



Kantong plastik (dan jenis plastik lainnya) sulit terurai di tanah karena rantai karbonnya yang panjang, sehingga sulit diurai oleh mikroorganisme. Kantong plastik akan terurai ratusan hingga ribuan tahun kemudian.

Kantong plastik yang diklaim ramah lingkungan pun akan terurai lama dan tetap akan menjadi sampah. Terlebih lagi karena sifatnya yang cepat terurai menjadi mikro plastik, akan lebih mudah untuk mencemari lingkungan.



  • Ancaman bagi manusia



Kantong plastik yang dibakar bisa menyebabkan pencemaran udara dan gangguan pernapasan.ย Selain itu, kantong plastik yang digunakan sebagai wadah makanan berpotensi mengganggu kesehatan manusia karena racun pada kantong plastik bisa berpindah ke makanan.

[irp]

Pilih Halaman: