Desa Kindang Diserbu Kantong Kresek Dua Kali Seminggu

Klikhijau.com โ€“ Senin dan Kamis menjadi hari yang disambut suka cita di Desa Kindang, Bulukumba. Sebab di hari itu merupakan jadwal pasar. Masyarakat yang ingin membeli sesuatu akan lebih mudah. Ba...

Desa  Kindang Diserbu Kantong Kresek Dua Kali Seminggu
Bacakan Artikel

Kantong plastik sekali pakai dianggap biang kerok pencemaran lingkungan. Dan itu memang benar. Berkali-kali saya jumpai kantong plastik yang terbuang begitu. Barangkali Anda juga pernah menemukannya.

Jika dulu di kampung saya, kantong plastik adalah barang langka yang diburu untuk membungkus sesuatu atau sekadar membuat layang-layang. Sekarang kantong plastik banyak dibuang percuma sehingga mencemari lingkungan.

Maka tidak heran, sekarang kehadiran kantong plastik, yang dulu digadang-gadang sebagai produk untuk menyelamatkan bumi, kini berubah jadi petaka bagi Bumi.

Tidak hanya Desa Kindang

Apakah serbuan kantong plastik hanya terjadi di pasar tradisonal Desa Kindang. Jawabannya tidak, Pasar Borongrappoa yang terletak di ibu kota Kecamatan Kindang, Bulukumba pun mengalaminya.

Pasar tersebut juga menggelar hari pasar dua kali seminggu, Selasa dan Jumat, yang terjadi pun sama. Setiap pembeli akan membungkus barang belanjaannya dengan kantong plastik.

Dan saya sangat meyakani bahwa kantong plastik juga beredar sangat massif di pasar-pasar tradisonal lainnya.

Keyakinan itu muncul karena saya temukan sendiri, semisal ketika suatu hari saya berkunjung ke pasar Terong Makassar. Saya pun mendapati pedagang yang membungkus dengan dagangannya kantong kresek/plastik lalu menyerahkannya kepada pembeli.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: