Covid-19, Persatuan, dan 'Public Trust'

Klikhijau.com - Pada sebuah pagi, saya membaca kolom singkat dari Presiden Brookings Institution, John. R. Allen, 21 Maret 2020, yang menulis: "COVID-19: A Moment for unity." Covid-19, momentum untuk...

Covid-19, Persatuan, dan 'Public Trust'
Bacakan Artikel

Di satu sisi publik memang ingin percaya tapi sialnya informasi yang beredar di medsos begitu banyak yang tidak terkonfirmasi, hoax, misleading, dan terlalu memberikan "efek kejut yang beruntun" dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya.

Sudah saatnya bagi kita untuk bervisi sama, yaitu persatuan dengan cara mengarahkan semua kepercayaan dan praktik kultural untuk membantu manusia Indonesia dalam beradaptasi dengan situasi yang tidak mudah kayak sekarang.

Semua perangkat kultural yang di 17.000-an pulau Indonesia dan ratusan etnik serta sekian banyak grup Whatsapp harus bersatu untuk menjaga ekosistem sosial-budaya kita tetap bersatu untuk menuntaskan masalah bersama.

Apa yang kita tulis di medsos, dalam praktik yang paling sederhana, nuansanya tetap pada persatuan dan semaksimal mungkin mengandung kabar baik.

Tidak menyepelekan wabah misterius ini.Tapi tidak juga terlalu menyebarkan cerita seram berlebihan yang bisa berdampak tidak sehat bagi psikologi sesama anak bangsa.

Menutup esai ini, saya ingin mengutip kalimat John R. Allen yang menarik: "If we're going to war against the pandemic, we're going to need everyone." Jika kita berperang melawan pandemi Covid-19, kita butuh semua orang. Ya, semua orang.

[irp]

Pilih Halaman: