10 Januari, Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Memanen Filosofi Kehidupan!

Klikhijau.com โ€“ Setiap 10 Januari, diperingati sebagai hari Gerakan Satu Juta Pohon sedunia. Momen ini tidaklah hingar-bingar sebagaimana hari penting lainnya, tetapi pesannya jelas: betapa menanam da...

10 Januari, Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Memanen Filosofi Kehidupan!
Bacakan Artikel

Sebagaimana akar, sumber daya manusia yang kuat akan sulit ditaklukkan. Pohon yang ditebang berkali-kali, akan selalu bertunas kembali, sejauh akarnya masih tetap ada. Ini juga sebuah pelajaran bahwa membangun sebuah mimpi harus dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusianya, sebab inilah akar dari peradaban.

[irp]

Tiga Filosofi lainnya

Selain filosofi tentang akar yang menarik jadi renungan bersama, berikut 3 filosofi pohon lainnya yang juga menarik disimak.


  • Pohon tidak makan dari buahnya



Pohon menghasilkan buah yang bermanfaat pada kehidupan khususnya manusia. Buah yang dihasilkan sebuah pohon melalui proses yang tak sebentar. Melalui akar, pohon itu bekerja keras mencari sumber-sumber makanan di bawah tanah demi buahnya. Menariknya, tak ada pohon yang hidup dari buahnya. Pohon tidak makan dari apa yang dihasilkannya.

Pohon memberi kita buah yang lezat dimakan, namun pohon tak pernah menagih kita. Begitulah kehidupan pohon, sebagaimana sebuah pameo, โ€œkalau Anda menyalakan lilin untuk orang lain, itu sama saja Anda juga sedang menerangi diri sendiri,โ€. Pohon demikian tulus memberi, ia bahkan tak mendapatkan apa-apa dari buahnya sendiri.

Pohon juga mengajarkan tentang etos kerja dan kesungguhan. Lihatlah bagaimana sepohon kurma di padang pasir yang akarnya menembus lapisan tanah demi buahnya yang manis.

Pohon dan buah juga tentang cinta dan ketulusan. Karenanya, tak ada satu pun alasan seseorang untuk tidak menanam, sebab pohon adalah kehidupan itu sendiri.

[irp]



  • Pohon memberi manfaat tanpa pandang bulu



Pohon memancarkan cahaya dan cinta tanpa memandang siapa. Lihat saja, bagaimana pohon menampung 80 persen keanekaragaman hayati di bumi. Pohon membangun harmoni pada kehidupan serta menciptakan interaksi satu sama lain dengan begitu dinamis.

Pohon telah menyumbangkan sejuta manfaat kepada siapa pun, tidak saja pada manusia, tetapi juga pada makhluk lainnya.



  • Pohon melindungi dan menjaga masa depan



Kita telah mendapat pelajaran berharga, bagaimana pohon menjadi pelindung buat manusia dan segala organisme di sekelilingnya. Sebagaimana pelindung, ia harus bisa menerima segala risiko. Harus kuat dan harus legowo pada segala rintangan. Itulah bahasa pohon yang menarik diinternalisasi dalam jiwa kita semua.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: