Udang Galah, Si Kaya Manfaat yang Galak pada Penderita Alergi

oleh -80 kali dilihat
Nona Reni

Klikhijau.com – Sahabat hijau, pernakah kalian bermain di sungai dan menemukan udang-udang yang sering melompat-lompat ke atas permukaan air?

Ternyata udang tidak hanya ditemukan di laut saja, tetapi juga di sungai. Udang sungai tak kalah enaknya dengan udang laut.

Udang jenis ini disebut dengan udang galah. Ia merupakan jenis udang yang termasuk dalam kelas Crutacea.

Udang galah memiliki ciri-ciri fisik yang lebih besar dari jenis udang lainnya. Biasanya hidup di daerah perairan air tawar yang dangkal.

KLIK INI:  Perihal Bambu Betung, Kendaraan Pertama yang Tiba di Bumi

Nama ilmiah udang jenis ini adalah Macrobrachium rosenbergii. Udang jenis ini sangat aman untuk dikomsumsi.

Jumlahnya yang tidak banyak membuat harganya di pasaran cenderung mahal. Udang jenis ini bukan hanya diminati di Indonesia saja, tetapi juga terkenal sampai ke luar negeri, terutama di Eropa maupun Jepang.

Manfaat udang galah

Namun, sebelum memutuskan mengonsumsi idang ini, kalian wajib banget mengetahui ragam manfaat dan khasiatnya yang baik untuk tubuh yakni:

  • Dapat Mencegah resiko dan mengatasi tulang keropos
  • Tingginya kandungan protein, fosfor, tembaga dan seng diyakini mampu menopang pertumbuhan dan menguatkan kesehatan tulang.
  • Sebagai sumber antioksidan, pencegah anemia, juga dapat menjaga kesehatan kadiovaskular.
  • Membantu menjaga kesehatan kulit, kandungan vitamin B3 (niasin) juga sangat berguna dalam pemrosesan lemak, karbohidrat dan protein hingga menjadi energi bagi tubuh manusia.
  • Kandungan asam lemak esensial omega-3 pada udang galah juga dapat memberikan perlindungan kuat pada resiko depresi serta membantu pula dalam mengembalikan mood seseorang yang telah hilang.
  • Mengomsumsi udang galah secara teratur juga dapat membantu meningkatkan energi maupun kinerja Anda setiap harinya. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan udang sangat kaya akan zat besi yang dapat membantu meningkatkan energi tubuh kita.
KLIK INI:  Sejarah dan Manfaat Umbi Bunga Dahlia yang Menarik Diketahui
Hati-hati mengonsumsi

Meskipun udang galah memiliki banyak kandungan gizi, bagi kalian yang memiliki riwayat alergi terhadap udang-udangan diharapkan sangat berhati-hati dalam mengonsumsinya.

Reaksi alergi akibat udang merupakan akibat dari respons sistem kekebalan tubuh terhadap protein dalam daging udang yang disebut tropomiosin.

Saat kalian makan udang, antibodi tubuh akan melepaskan histamin untuk menyerang tropomiosin. Pelepasan histamin ini menyebabkan sejumlah gejala alergi dari ringan hingga mengancam jiwa.

KLIK INI:  Cemara Laut, Penjaga Pantai yang Tangguh dengan Beragam Manfaat

Mengutip dari Mayo Clinic berikut beberapa gejala reaksi yang biasanya timbul beberapa menit atau beberapa jam setelah mengonsumsi udang:

  • Gatal-gatal atau eksim
  • Bengkak pada bibir, wajah, lidah, tenggorokan, jari-jemari atau anggota lain tubuh
  • Muntah, sakit perut bahkan diare
  • Pusing, sakit kepala ringan, beberapa kasus diantaranya menyebabkan turunnya kesadaran–pingsan. Alergi jenis ini bisa menyebabkan reaksi parah dan berpotensi mengancam jiwa yang dikenal sebagai syok anafilaksis
  • Hidung tersumbat hingga kesulitan bernapas.

KLIK INI:  Bila Merasakan Hal Ini, Petanda Anda Sedang Dehidrasi Kronis

Apabila kalian pernah mengalami reaksi alergi setelah memakan udang, penting berkonsultasi dengan ahli alergi atau dokter.

Menurut buku Shellfish Allergy (2021) dijelaskan bahwa tidak ada pengobatan khusus untuk alergi jenis ini. Namun, menghindari makanan yang mengandung bahan dari udang akan sangat membantu.

Banyak orang dengan alergi makanan bertanya-tanya apakah kondisi alergi mereka itu permanen. American College of Asthma, Allergies & Immunology (ACAAI) menjelaskan bahwa tidak ada jawaban yang pasti.

Seiring waktu, alergi terhadap susu, telur, dan kedelai bisa hilang. Alergi terhadap kacang tanah, ikan, udang, dan kerang-kerangan biasanya berlangsung seumur hidup.

Dokter mungkin akan mengobati reaksi alergi ringan dengan obat-obatan seperti antihistamin untuk mengurangi gejala alergi, seperti ruam dan gatal. Namun, jika alerginya telah telah sangat mengganggu, mungkin perlu penanganan khusus.

KLIK INI:  Pernah Dianggap Punah, 6 Satwa Ini Hidup Kembali di Habitatnya