Tutorial Mengelola Minyak Jelantah Agar Lebih Ramah Lingkungan

oleh -68 kali dilihat
Tutorial Mengelola Minyak Jelantah Agar Lebih Ramah Lingkungan
Sabun cuci yang diolah dari minyak jelantah hasil racikan Dyah Puspaningrum, mahasiswi UIN Walisongo Semarang.
Nurul Fayza Rahman

Klikhijau.com – Minyak jelantah jangan dibuang sembarangan, selain bisa mencemari lingkungan, ada banyak tutorial yang bisa dipelajari perihal bagaimana mengelola minyak jelantah.

Minyak Jelantah atau lebih sering dikenal dengan minyak bekas penggorengan merupakan jenis minyak yang telah digunakan beberapa kali dan berwarna coklat pekat.

Biasanya minyak yang sudah digunakan berkali-kali akan langsung dibuang karena dapat membahayakan kesehatan tubuh. Selain itu minyak yang sudah berwarna terlalu pekat juga dapat mempengaruhi cita rasa makanan.

Minyak Jelantah yang dibuang ke selokan dapat mencemari lingkungan sebab terdapat beberapa zat dan kandungan yang dapat merusak kualitas saluran air. Oleh karena itu minyak yang telah tidak digunakan sebaiknya tidak dibuang begitu saja.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah untuk mengelolah minyak bekas penggorengan agar menjadi lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.

KLIK INI:  5 Tips Mudah Agar Tumbler Bersih dan Bebas dari Bau

Cara ini juga dapat bernilai ekonomis jika dijadikan sebagai bisnis, oleh karena itu mari simak ulasan berikut.

  1. Lilin Aroma Terapi

Lilin aroma terapi sangat berguna untuk menenangkan pikiran dan membuat ruangan terasa lebih sejuk. Dengan memanfaatkan minyak bekas penggorengan kalian dapat membuat lilin aroma terapi sendiri. Untuk pembuatan lilin aroma terapi dari minyak jelantah sangat mudah. Bahan-bahan yang perlu disiapkan hanya ada 6 yaitu sebagai berikut :

  • Minyak jelantah
  • Stearin/parafin
  • Benang katun
  • Crayon/pewarna makanan
  • Pewangi
  • Minyak essensial

Stearin  merupakan bahan kimia yang dapat berfungsi untuk memadatkan minyak menjadi lilin. Bahan ini dapat ditemukan dengan mudah di toko kimia. Jika tidak menemukan bahan stearin kalian juga bisa menggunakan parafin sebagai pengganti.

Adapun crayon dan pewarna makanan berfungsi untuk memberikan aneka macam warna pada minyak jelantah sehingga dapat menghasilkan sabun yang warna-warni. Akan tetapi jika menggunakan pewarna makanan warnanya tidak dapat bercampur dengan baik, sehingga ada baiknya jika menggunakan crayon.

KLIK INI:  3 Hal Sederhana yang Dapat Dilakukan untuk Menjaga Lingkungan

Pewangi sendiri berfungsi untuk memberikan aroma yang khas pada lilin. Jenis pewangi yang hendak digunakan dapat tergantung dari selera masing-masing. Bahan selanjutnya yaitu benang katun. Bahan ini tidak dapat digantikan dengan jenis benang lain sebab jika menggunakan kain lain api dari lilin aroma terapi tidak akan menyala.  Dan bahan yang terakhir ialah minyak esensial yang dapat ditemukan di berbagai marketplace.

Adapun proses pembuatannya ialah sebagai berikut :

  • Siapkan minyak jelantah secukupnya
  • Panaskan pada suhu yang sedang
  • Setelah minyak jelantah dipanaskan, campurkan bubuk stearin/parafin pada minyak secukupnya
  • Usai melarutkan bubuk stearin/parafin selanjutnya adalah memberikan pewarna pada minyak, campur hingga merata
  • Setelah itu tambahkan pewangi sesuai selera
  • Menambahkan essence oil
  • Siapkan benang katun yang diikatkan pada lidi dan diletakkan di atas cetakan
  • Sabun siap dicetak

Itulah bahan dan proses untuk pembuatan lilin aroma terapi dari minyak jelantah.

KLIK INI:  Biopestisida dari Daun Sirsak Penghalau Hama Thrips, Begini Cara Buatnya!
  1. Sabun cuci

Sabun menjadi suatu kebutuhan pokok sehari-hari. Harganya pun bervariasi dari yang murah hingga mahal. Untuk lebih menghemat pengeluaran membeli sabun kalian dapat memanfaatkan minyak bekas penggorengan yang sudah tidak terpakai. Akan tetapi perlu diingat sabun ini hanya dapat digunakan untuk keperluan mencuci dan sebagai pembersih. Sebab setiap orang memiliki alergi yang berbeda-beda terhadap suatu jenis sabun. Adapun bahan pembuatannya adalah sebagai berikut :

  • Minyak Jelantah
  • Arang (Opsional)
  • Soda Kue
  • Air
  • Pewangi
  • Pewarna Makanan

Untuk proses pembuatannya juga sangat mudah, yaitu dengan langkah-langkah berikut :

  • Sebelum digunakan rendam terlebih dahulu minyak jelantah dengan arang selama 24 jam. Hal ini bertujuan untuk menyaring zat dan kandungan berbahaya yang ada pada minyak.
  • Setelah itu saring minyak jelantah dan pisahkan dari arang
  • Setelah itu larutkan bubuk soda kue ke dalam air. Perlu diingat yang dimasukkan ke dalam air ialah soda kue jangan sampai terbalik. Pada saat proses pelarutan sebaiknya dilakuan di ruangan terbuka sebab saat soda kue dilarutkan di air menimbulkan uap yang dapat mengganggu pernapasan.
  • Pastikan soda kue terlarut dengan baik, setelah itu campurkan larutan soda kue pada minyak jelantah, aduk hingga merata
  • Langkah selanjutnya ialah menambahkan pewangi dan pewarna makanan
  • Diamkan hingga 24 jam
  • Setelah minyak jelantah menjadi padat, sabun perlu untuk didiamkan selama empat minggu baru siap digunakan

Itulah alat dan proses pembuatan sabun dari minyak jelantah

KLIK INI:  Tips Sederhana Menjernihkan Minyak Bekas dan Menghilangkan Baunya