Marmot Tanah, Hewan yang Tertidur Selama Musim Dingin

oleh -47 kali dilihat
Marmot Tanah, Hewan yang Tertidur Selama Musim Dingin
Marmot atau marmut - Foto: Pixabay
Nurul Fayza Rahman

Klikhijau.com – Di dataran Amerika Utara, terdapat hewan mamalia yang dikenal sebagai penggali tanah dan dapat tertidur selama musim dingin. Hewan ini adalah Marmot Tanah atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Groundhog dan juga dikenal sebagai babi hutan.

Nama marmot berasal dari bahasa latin yakni mures monti atau tikus gunung, adapun dalam bahasa latin klasik ialah mures alpini atau tikus Alpen. Marmot Tanah atau Marmota Monax merupakan hewan jenis keluarga bajing atau sciuridae.

Berbeda dengan tupai, hewan ini memiliki bentuk moncong yang pendek. Marmot juga merupakan jenis hewan herbivora yang menyukai makan rumput-rumputan, akar-akaran, lumut kerat, lumut daun serta buah-buahan seperti pisang, kelapa, mangga, dan jenis buah lainnya.

Oleh karena itu hewan ini sering dianggap sebagai musuh petani. Hal ini karena marmot tanah senang mempersiapkan diri sebelum menghadapi musim dingin dengan memakan sebanyak mungkin tanaman yang dimiliki oleh para petani dan pemilik kebun. Sehingga hal tersebut membuat para petani kewalahan.

KLIK INI:  Kayu Merah yang Terancam Punah, Ini 6 Fakta Menarik di Baliknya!

Lebih dekat dengan marmot tanah

Meski demikian hewan ini terlihat sangat menggemaskan. Marmot dapat mengeluarkan suara yang terdengar seperti suara peluit. Suara tersebut dikeluarkan sebagai pertanda alarm jika ada bahaya atau melihat adanya pemangsa mendekat. Suara siulan yang dihasilkan oleh marmot terdengar sangat lucu.

Umumnya Marmot Tanah berhabitat di daerah pegunungan seperti di Sierra Nevada dan Pegunungan Rocky. Selain itu marmot juga senang hidup di daerah tepi hutan, tundra, dan padang rumput. Alasan marmot menyukai habitat tersebut adalah agar dapat memantau adanya pemangsa dari kejauhan sehingga mereka dapat berlari untuk mencari perlindungan.

Selain di dataran Amerika Utara, marmot juga banyak dijumpai di dataran Amerika Selatan, seperti di Maine, Mississippi, dan Wisconsin. Persebaran Marmot juga dapat ditemui di Kanada hingga ke Samudera Atlantik dan Alaska.

Ciri khas yang dapat dikenali dari marmot adalah bentuk tubuhnya yang mirip seperti tupai yang berwarna coklat kemerahan, berkaki dan berekor pendek serta memiliki cakar yang besar untuk menggali tanah. Mereka juga suka berdiri di atas dua kaki belakang untuk memantau adanya predator. Sebagai hewan pengerat, marmot tanah ditandai dengan gigi depan yang selalu tumbuh.

KLIK INI:  Burung Kuntul Kerbau, Penyeimbang dan Pengendali Hama pada Ekosistem Persawahan

Dilansir dari ensiklopedia, panjang ekor marmot tanah ialah sekitar 46 hingga 66 cm dengan berat badan berkisar antara 2 hingga 7 kilogram. Umumnya masa hidup marmot tanah dapat mencapai 4 sampai 6 tahun jika hidup di alam bebas, sedangkan jika hidup di dalam penangkaran dapat mencapai hingga 10 tahun.

Keahlian Marmot sebagai penggali tanah didasarkan pada ciri morfologis tubuhnya yang tidak dapat bertahan pada suhu dingin. Hewan ini termasuk jenis hewan berdarah dingin yang cepat kehilangan panas tubuh dan akan cepat kedinginan apabila tidak banyak beraktivitas. Sehingga  untuk tetap bertahan hidup dan melindungi diri dari suhu dingin, marmot menggali tanah untuk berhibernasi dalam kurun waktu berbulan-bulan hingga musim semi tiba.

Marmot tanah dapat menggali tanah sepanjang 18 meter atau sekitar 60 kaki. Biasanya sarang yang telah digali oleh marmot tanah juga sering digunakan sebagai habitat perlindungan oleh hewan lain seperti kelinci dan rubah.

Marmot tanah hanya akan melakukan hibernasi saat musim dingin tiba. Sehingga dengan bekal lemak yang telah dipersiapkan marmot sebelum musim dingin tiba, mereka dapat tetap bertahan hidup dan menghemat energi dengan memperlambat metabolisme tubuh mereka.

KLIK INI:  Mengulik Cara Capung Terbang di Udara dan Fakta Menarik Tentangnya

Kemampuannya berhibernasi dalam waktu yang lama juga menjadikan hewan tersebut mendapatkan julukan sebagai true of hibernitiy. Julukan tersebut diberikan karena saat marmot tanah memulai untuk berhibernasi, hewan ini akan sulit untuk dibangunkan. Sebab detak jantung dari marmot tanah akan melambat hingga 5 sampai 10 kali untuk setiap menit. Temperatur tubuh marmot juga akan menurut hingga 60 derajat Fahrenheit.

Terdapat kepercayaan di Amerika Serikat, lebih tepatnya di daerah Pennsylvania, bahwa seekor marmut atau groundhog dapat meramal datangnya musim semi dan berakhirnya musim dingin. Marmot tersebut dikenal dengan nama Punxsutawney Phil.

Setiap tanggal 2 Februari Punxsutawney akan keluar dari sarangnya dan muncul di dekat pangkal pohon. Menurut legenda kepercayaan Amerika Serikat, apabila marmot melihat bayangannya maka musim dingin masih akan berlanjut selama enam minggu lagi.

Akan tetapi jika marmot tanah tidak dapat melihat bayangannya hal tesebut menandakan bahwa musim semi akan tiba lebih awal. Tradisi ini sudah ada sejak tahun 1887, sehingga setiap tanggal 2 Februari diperingati sebagai Hari Marmot Tanah atau groundhog day.

KLIK INI:  Ada Gula Ada Semut, Ada Pakan Ada Kupu-kupu