Transformasi Limbah Menjadi Aset, PT BIA Gandeng Klikhijau Bedah Strategi Ekonomi Sirkular di Makassar

Klikhijau.com - Penguatan standar Environmental, Social, and Governance (ESG), menjadi semangat PT Bio Inti Agrindo (PT BIA) mengambil langkah strategis dengan berkolaborasi dengan Klikhijau sebagai...

Transformasi Limbah Menjadi Aset, PT BIA Gandeng Klikhijau Bedah Strategi Ekonomi Sirkular di Makassar
Bacakan Artikel

Pada Selasa, 28 April, narasi beralih ke ruang publik dan komunitas. Setelah mengamati Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Universitas Hasanuddin (Unhas), tim menghadapi realitas kontras di Komunitas Pemulung Antang. Di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ini, peserta menyaksikan peran vital warga lokal sebagai garda terdepan pemilahan sampah. Edukasi di titik ini terasa membumi; bahwa pengelolaan sampah bukan hanya soal teknologi, tetapi soal kelangsungan hidup manusia.

Sinergi sirkularitas juga ditemukan dalam dimensi spiritual di Cluster Berlian Permai Antang. Melalui konsep Eco Mosque, masjid berfungsi sebagai pusat peradaban yang peduli kebersihan bumi melalui Bank Sampah mandiri.

Kekuatan Inovasi Lokal dan Urban Farming

Memasuki hari-hari berikutnya, tim mengamati sinergi kelembagaan di TPS3R Mariso dan inisiatif mandiri di Green House Adventure. Di lokasi terakhir, sampah organik disulap menjadi nutrisi bagi organic farm mandiri. Model ini menunjukkan bahwa setiap rumah tangga dapat menjadi pabrik pengolah sampahnya sendiri, yang diintegrasikan ke lahan pertanian multikultur untuk akses pangan sehat tanpa pestisida kimia.

[irp]

Perspektif unik ditemukan saat rombongan mengunjungi Lapas Kelas 1 Makassar pada Kamis, 30 April. Di balik tembok penjara, implementasi urban farming terintegrasi tumbuh subur, membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukanlah penghalang bagi praktik hijau. Perjalanan hari itu ditutup di TPS3R Untia, yang menunjukkan tantangan spesifik pengelolaan sampah di wilayah pesisir untuk menjaga ekosistem laut.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: