Tentang Siamang yang Terancam Punah dan Pelepasliaran Jon—Cimung

Klikhijau.com – Siamang (Symphalangus syndactylus) berperan penting dalam dalam ekosistem hutan. Keberadaan satwa yang dilindungi ini  tidak hanya membantu proses pertumbuhan tanaman (regenerasi dan s...

Tentang Siamang yang Terancam Punah dan Pelepasliaran Jon—Cimung
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Siamang (Symphalangus syndactylus) berperan penting dalam dalam ekosistem hutan. Keberadaan satwa yang dilindungi ini  tidak hanya membantu proses pertumbuhan tanaman (regenerasi dan suksesi hutan) dengan memakan daun dan buah.

Namun, keberadaannya menjadi polinator dan penyebar biji tumbuh-tumbuhan. Karenanya, satwa ini memiliki peran sebagai spesies kunci (key species) dalam sebuah ekosistem.

Saat ini satwa ini termasuk  dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999 serta termasuk dalam International Union on Conservation for Nature (IUCN) redlist endangered species dan Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) appendix I.

Selain PP No. 7 Tahun 1999, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor P.106/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri LHK Nomor P.20/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi, menegaskan pula jika siamang termasuk dalam daftar satwa dilindungi.

[irp]

Spesies satwa primata dari keluarga Hylobatidae ini merupakan endemik di Pulau Sumatera. Ia  digolongkan ke dalam satwa primata kecil (lesser ape). Siamang ini bersifat diurnal, berteritorial dan arboreal (sebagian besar hidupnya pada tajuk pohon).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: