Simpur, Tanaman Unik dengan Buah yang Membuat Air Liur Meleleh

Klikhijau.com – “Saya pernah makan buah begini,” ujar Uga dengan sangat yakin sambil menunjuk foto buah simpur yang terpajang di layar laptop. “Dapat dari mana?” Tanya saya “bapak yang bawa sewa...

Simpur, Tanaman Unik dengan Buah yang Membuat Air Liur Meleleh
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – “Saya pernah makan buah begini,” ujar Uga dengan sangat yakin sambil menunjuk foto buah simpur yang terpajang di layar laptop.

“Dapat dari mana?” Tanya saya

“bapak yang bawa sewaktu pulang dari petik cengkeh,” jawabnya.

“Rasanya kecut,” tambah gadis kecil yang duduk di kelas V sekolah dasar itu.

Tak banyak anak kecil yang “beruntung” seperti Uga yang bisa menikmati buah simpur. Buah yang telah lama menghilang di kampung saya, Kindang.

Pohon buah ini memang tidak banyak, seingatku hanya Puang Bacce yang dulu memilikinya. Itu pun hanya satu pohon. Pohon simpur itu tumbuh di pinggir jalan. Pohonnya besar, dan ketika berbuah dan buahnya telah matang akan jatuh sendiri ke tanah.

Kami, para anak-anak kampung saat itu senang memungutinya, memakannya di bawah pohonnya atau membawanya pulang. Buah yang di kampung saya bernama songeng ini paling cocok dimakan dengan dicocolkan atau dicelupkan ke dalam garam.

Buah simpur yang tumbuh di kebun kopi Puang Bacce itu memiliki buah yang cukup mencolok ketika telah matang, yakni kuning terang. Bentuknya bulat. Rasanya ketika di makan, seperti yang dikatakan Uga, kecut. Siapa pun yang memakannya akan sangat hebat jika dahinya tak mengerut dan bergidik

Di Indonesia, tanaman ini memiliki beragam nama,  misalnya di Sunda namanya sempur, di Jawa namanya junti, dan di Kalimantan Barat dinamai simpur, sedangkan di Bulukumba, Sulawesi Selatan dinamai songeng.

Mengenai pohon simpur

Simpur memiliki nama ilmiah Dillenia indica merupakan komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Kayu tanaman ini  termasuk kategori kayu komersial minor.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2