Sambut Hari KEHATI 2020, BBKSDA Sulsel Lepasliarkan Satwa ke Alam

Klikhijau.com โ€“ Menyambut hari Keanekaragaman Hayati (Kehati) 2020, Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan melepasliarkan satwa ke alam bebas,...

Sambut Hari KEHATI 2020, BBKSDA Sulsel Lepasliarkan Satwa ke Alam
Bacakan Artikel

Tahap selanjutnya, sebelum dilakukan pelepasliaran dilakukan kajian terhadap atau lokasi pelepasliaran untuk mempertimbangkan aspek kesesuaian habitat, potensi pakan serta potensi ancaman dan gangguan terhadap satwa.

Selanjutnya adalah proses habituasi atau adaptasi terhadap lingkungan satwa yang baru dengan menempatkan dalam kandang habituasi selama sekitar 7 s/d 14 hari. Setelah semua proses pemeriksaan kesehatan, perilaku/observasi, rehabilitasi, dan habitat dilakukan maka satwa siap untuk dilepasliarkan.

Pelepasliaran satwa liar 5 ekor Elang tikus (Elanus caeruleus), 2 ekor Elang Bondol (Haliastur indus), 1 ekor Elang Paria (Milvus migrans) dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 20 Maret 2020 di Minasa teโ€™ne Kabupaten Pangkep. Pelepasliaran 3 ekor Ular Sanca Kembang (Python reticulatus) pada hari dan tanggal yang sama diย  Karaenta Kabupaten Maros.

Kedua lokasi pelepasliaram merupakan areal Balai TN Bantimurung Bulusaraung. Sedang pelepasliaran buaya muara (Crocodylus porosus) sebanyak 1 ekor telah dilakukan pada tanggal 15 Mei 2020 bertempat di Muara sungai Malili, dusun/desa Ussu, Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur yang merupakan kawasan hutan lindung.

Dengan adanya pelepasliaran diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai penting keberadaan satwa liar dan habitatnya bagi lingkungan dan kehidupan dimasa yang akan datang dalam mengatur keseimbangan ekosistem sebuah kawasan.

Aksi ini merupakan bagian dari menyambut hari Kehati (22 Mei 2020) yang bertepatan dengan Semangat Kebangkitan Nasional.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: