14 Fakta Seputar Konservasi Hutan yang Akan Membuat Anda Kagum

Publish by -146 kali dilihat
Penulis: Redaksi
14 Fakta Seputar Konservasi Hutan yang Akan Membuat Anda Kagum
Ilustrasi hutan/foto-Ist

Klikhijau.com – Manfaat hutan tak bisa diremehkan, karena kita sangat bergantung pada hutan demi kelangsungan hidup. Mulai dari udara yang kita hidurp hingga kayu yang digunakan, semuanya bergantung pada hutan.

Selain itu, hutan menjadi habitat bagi hewan dan bahkan hutan menjadi tempat untuk mencari rejeki bagi sebagian orang. Keberadaan juga penting untuk melindungi aliran sungai, emncegah erosi tanah, hingga mengontrol perubahan iklim.

Sayangnya saat ini luas hutan mulai menipis dan pemerintah sedang gencar melakukan konservasi untuk menyelamatkan hutan. Tapi, ada beberapa fakta unik seputar konservasi hutan yang harus Anda tahu. Apa saja?

Fakta 1

Tahukah, bahwa hutan, termasuk hutan tropis, hutan boreal, dan lainnya menutupi 30% permukaan bumi ini  dengan luas yang merupakan total gabungan dari negara Rusia, Kanada, dan Amerika Serikat.

KLIK INI:  Lagi, BBKSDA Sulsel dan PT Pertamina Serahkan Indukan Rusa ke Penangkar di Takalar
Fakta 2

Pada siang hari, tumbuhan berfotosintesis dengan mengubah karbondioksida menjadi oksigen. Namun, tahukah Anda bahwa 20 persen oksigen di dunia ini diproduksi di hutan Amazon saja.

Fakta 3

Dalam waktu 50 tahun, sebatang pohon dapat melepaskan sekitar 6.000 pon oksigen untuk bernapas, cukup untuk sekitar 4 orang per tahun.

Fakta 4

Hutan yang berada di dekat sungai berperan sebagai filter dengan menyerap sedimen dan menyimpan serta mengubah kelebihan nutrisi dan polutan. Konsentrasi nitrogen pun akan berkurang hingga 90 persen diikuti fosfor sebanyak 50 persen.

Fakta 5

Hutan merupakan keanekaragaman hayati yang tak tertandingi, karena hutan tropis yang hanya menutupi 7 persen daratan bumi ini mampu menjadi rumah bagi sekitar 50 persen dari semua makhluk hidup di bumi ini.

KLIK INI:  Kebijakan Lingkungan dalam Narasi Pisau Bermata Dua
Fakta 6

120 resep obat yang dijual di seluruh dunia berasal langsung dari tumbuhan yang ditemukan di hutan hujan, mulai dari obat kanker hingga yang digunakan untuk mengobati asma.

Fakta 7

Hutan adalah rumah bagi 50 juta penduduk asli di seluruh dunia. Jumlah ini lebih banyak dari populasi gabungan penduduk Tokyo, Mexico City, London, New York City dan Kairo.

Fakta 8

Di dunia, hutan yang dikelola oleh masyarakat adat memiliki kandungan lebih dari 55 triliun metrik ton karbon. Jumlah ini melebihi dari 1.200 kali jumlah karbon yang dapat dilepaskan ke atmosfer setiap tahun.

Fakta 9

Laju deforestasi di dalam hutan yang telah dikelola secara legal oleh masyarakat adat maupun komunitas duahingga tiga kali lebih rendah jika dibandingkan hutan lain (yang tidak dikelola masyarakat).

KLIK INI:  Permasalahan Konservasi Berada di Moral, Bukan pada Masalah Teknis?
Fakta 10

Hutan menyumbang lebih dari 20 persen pendapatan rumah tangga di negara berkembang.

Fakta 11

Sementara sebagian besar perhatian dunia tertuju pada hilangnya hutan, di beberapa negara hutan justru mulai pulih. Misalnya, wilayah hutan yang luas telah pulih kembali di Amerika Utara dan Eropa setelah mengalami kerusakan selama berabad-abad. Beberapa negara, seperti Cina dan Rwanda, secara agresif melakukan penanaman kembali hutan untuk memulihkan fungsi ekosistem.

Fakta 12

Dengan adanya kemajuan teknologi, kini hutan dipantau lebih baik dari sebelumnya. Tersedianya  citra satelit yang lebih besar dengan komputerisasi yang lebih baik, misalnya, Global Forest Watch, (sebuah platform yang memetakan data hutan), memungkinkan para ilmuwan, pembuat kebijakan, perusahaan, dan kelompok lingkungan untuk melihat deforestasi hampir secara real time.

Kemampuan semacam itu berperan penting dalam menekan laju deforestasi yang diamati di Brasil sejak 2004. Adanya pemantauan memungkinkan penegakan hukum lingkungan yang lebih baik. Alat seperti Google Earth juga membantu visualisasi dengan lebih baik.

KLIK INI:  Kisah Seekor Tikus Bergelut Maut Demi Selamatkan Nyawa Manusia
Fakta 13

Sebagian besar hilangnya hutan adalah akibat aktivitas manusia. Umat manusia bertanggung jawab atas sebagian besar hilangnya hutan di seluruh dunia. Penyabab utama terbesar deforestasi adalah pertanian dan produksi peternakan, penebangan, dan kebakaran hutan.

Manusia memperburuk kebakaran melalui degradasi hutan, pembakaran lahan yang disengaja, hingga menyebabkan perubahan iklim, yang memperburuk perubahan iklim di tempat-tempat di mana hutan biasanya tidak terbakar, seperti Amazon.

Penyebab terbesar deforestasi di daerah tropis adalah pertanian komersial dan subsisten, termasuk peternakan dan produksi minyak sawit; pembangunan jalan, yang harus membuka kawasan hutan terpencil untuk pembangunannya.

Fakta 14

Dunia masih kehilangan wilayah hutan yang luas setiap tahun. Menurut survei badan kehutanan nasional PBB, dunia kehilangan hutan alam rata-rata 6,6 juta hektar per tahun antara 2010-2015. Kerugian terbesar selama lima tahun terakhir terjadi di daerah tropis, dipimpin oleh Brasil, Indonesia, dan Myanmar.

Itulah fakta mengagumkan perihal konservasi hutan, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Dari Losari, BBKSDA Sulsel Suarakan Konservasi Alam Sebagai Sikap Hidup dan Budaya Bangsa
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!