Meski Tumbuh Liar, Awar-awar Menawarkan Beragam Manfaat

Klikhijau.com – Awar-awar itu tumbuh liar saja di depan rumah. Jika daunnya telah merimbun, biasanya akan dipangkas saja. Awar-awar memang merupakan jenis tumbuhan liar. Bisa tumbuh di mana saja ta...

Meski Tumbuh Liar, Awar-awar Menawarkan Beragam Manfaat
Bacakan Artikel

Kandungan kimia daun tanaman bernama latin Ficus septica Burm. F ini adalah steroid, flavanoid dan saponin, (Safriani Rahman, dkk 2013). Kandungan inilah yang dicurigai bisa menyembuhkan luka.

Sang Ketut Sudirga pada penelitiannya yang berjudul isolasi dan Identifikasi Senyawa Aktif Ekstrak Daun Awar-Awar (Ficus Septica Brum.f.) Dan Uji Efektivitasnya Terhadap Jamur menemukan jika daun tanaman ini mengandung senyawa terpenoid, alkaloid, flavonoid serta fenol, dan dalam ekstrak aktif tersebut teridentifikasi sebanyak 14 senyawa.

Ekstrak aktif daunnya dapat menghambat pertumbuhan jamur Colletotrichum acutatum. Tanaman ini juga bisa digunakan sebagai pemicu muntah, obat penyakit kulit, dan anti racun.

[irp]

Tentang Awar-awar

Seperti tanaman di Indonesia pada umumnya. Setiap daerah di mana tanaman tersebut tumbuh memiliki nama yang berbeda-beda pula

Awar-awar juga demikian, menyandang banyak nama, misalnya di Ternate bernama tagalolo, di Ambon bernama sirih popar, di Bugis namanya daussalo, dan di Makassar bernama tobo-tobo.

Awar-awar merupakan anggota suku Moraceae, ia masuk kerabat beringin. Tumbuhan ini termasuk tumbuhan perdu atau pohon kecil. Ia bisa ditemukan di hutan semak atau di tempat-tempat yang meliar.

Pada daun hingga akarnya mengandung getah. Selain daunnya buahnya juga bisa dimanfaatkan untuk  mengobati sakit pencernaan dan keracunan.

Tumbuhan ini tumbuh, tegak hingga mencapai 1 sampai 5 meter. Memiliki r anting bulat torak, gundul, dan berongga.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: