Mengurangi Risiko Penyakit Parkinson dengan Dua Gelas Kopi Perhari

Klikhijau.com - Parkinson  merupakan penyakit yang mengganggu pergerakan dan merupakan penyakit degeneratif sistem saraf pusat yang paling umum setelah Alzheimer. Penyakit parkinson atau biasa disi...

Mengurangi Risiko Penyakit Parkinson dengan Dua Gelas Kopi Perhari
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Parkinson  merupakan penyakit yang mengganggu pergerakan dan merupakan penyakit degeneratif sistem saraf pusat yang paling umum setelah Alzheimer.

Penyakit parkinson atau biasa disingkat PD adalah jenis  penyakit yang terjadi pada sistem saraf. Saat terkena, maka akan mengganggu kemampuan tubuh dalam mengontrol keseimbangan dan gerakan.

Ada beragam keluhan yang bisa ditimbukan oleh PD, di antaranya  tremor, kaku otot, adanya gejala mental hingga gangguan koordinasi

Suharti (2020) menjelaskan parkinson biasanya terjadi pada usia 65 hingga 70 tahun. Sementara untuk kasus  pada rentang usai sebelum 40 tahun terjadi kurang dari 5 persen saja.

Patologi pada PD ditandai dengan  hilangnya intervasi neuron dopaminergik di subsantia nigra. Degenerasi saraf PD tidak terbatas pada neuron dopaminergik di substansia nigra. Namun , hal ini juga melibatkan sel-sel yang saling berhubungan yang terletak di area lain di otak.

PD ini pertama dijelaskan oleh James Parkinson pada 1817. Penyakit ini lebih lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Prevalensi penyakit ini berkisar 100-200 per 100.000 orang dan insiden tahunannya sekitar 15 per 100.000 orang.

PD bekerja dalam diam, dimulai perlahan dan tidak disadari. Ia akan berangsur-angsur memburuk dan merampas kualitas hidup. Setiap tahun penyakit ini akan semakin meningkat.

Di Indonesia  diperkirakan prevalensi PD pada tahun 2030 akan meningkat lebih dari dua kali lipat dari tahun 2005. Prevalensinya sebesar 90.000 (Hanriko dan Anzani, 2018).

Sementara di Singapura ada lebih dari 8.000 orang mengalami PD. Sialnya ini adalah jenis penyakit neurodegeneratif yang paling cepat perkembangannya di seluruh dunia.

Dapat dikurangi dengan kopi

Kopi tidak sekadar menjadi minum populer. Namun, minuman ini memiliki banyak manfaat. Satu di antaranya dapat mengurangi risiko penyakit Parkinson.

Karena itu, bagi penikmat kopi. Mereka patut bergembira. Apalagi bagi mereka punya genetik dengan kecenderungan mengidap jenis penyakit ini.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2