Memetik 7 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari

Klikhijau.com - Berjalan kaki semakin banyak dikeluhkan sebagai aktivitas berat. Banyak orang, meski jaraknya dekat lebih memilih menggunakan motor atau bahkan mobil. Tidak heran, bisa saja ke depa...

Memetik 7 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari
Bacakan Artikel

Dengan demikian, risiko terjadinya masalah seperti penyumbatan pembuluh darah dan serangan jantung dapat dikurangi secara signifikan.



  • Meningkatkan daya ingat



Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology mengungkapkan bahwa orang lanjut usia yang menjalankan kebiasaan berjalan kaki secara rutin memiliki kondisi otak yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif. Data menunjukkan bahwa mereka yang berjalan kaki secara teratur setiap minggu memiliki volume "materi abu-abu" otak yang lebih banyak.

Materi abu-abu berperan penting dalam berbagai proses kognitif, termasuk berpikir, mengingat informasi, dan mengolah data. Semakin baik kondisi dan jumlah materi abu-abu yang terjaga, maka fungsi otak seseorang akan semakin optimal.

Melakukan jalan kaki selama 30 menit setiap hari terbukti efektif dalam menjaga ketajaman pikiran seiring bertambahnya usia. Selain itu, aktivitas ini juga mampu menekan laju penurunan fungsi otak dan mengurangi risiko gangguan kognitif.

[irp]



  • Dapat menurunkan indeks massa tubuh (BMI)



Indeks Massa Tubuh (BMI) adalah ukuran standar untuk menilai apakah berat badan seseorang berada pada kategori sehat atau berlebih. Sebuah studi menunjukkan bahwa peserta dengan berat badan berlebih yang rutin berjalan kaki selama beberapa bulan mengalami penurunan nilai BMI yang signifikan.

Selain penurunan BMI, juga terjadi pengurangan lemak tubuh secara keseluruhan, terutama lemak di area perut yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit metabolik. Selain itu, jalan kaki membantu mengaktifkan otot kaki dan pinggul yang sering kurang bergerak akibat kebiasaan duduk dalam waktu lama.



  • Baik bagi kesehatan mental



Manfaat jalan kaki tidak hanya dirasakan pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan dampak positif pada kondisi mental.

Penelitian oleh Brand et al. (2021) yang meneliti perilaku mahasiswa menunjukkan bahwa aktivitas fisik meningkatkan kualitas tidur, yang pada gilirannya meningkatkan suasana hati mahasiswa.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: