Klikhijau.com – Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) memberikan sosialisasi tentang bahaya mikroplastik kepada para santri SMP NU Shafiyah Rogojampi, Banyuwang, Senin, 5 Januari 2026.
Kegiatan ini masih menjadi salah satu rangkaian pendampingan program Jawa Timur Young Changemaker Academy (JAYCA) oleh Ashoka sekaligus bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mendorong santri menjadi agen perubahan dalam pengurangan penggunaan plastik, khususnya di lingkungan pesantren.
Dalam sosialisasi tersebut, Alaika Rahmatullah, Manajer Advokasi Ecoton menjelaskan bahwa mikroplastik telah mencemari sungai, laut, udara, hingga rantai makanan manusia. Pesantren sebagai ruang pendidikan dan pembentukan karakter dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini.
“Santri memiliki posisi penting sebagai agen perubahan. Dengan pengetahuan yang tepat, mereka dapat menjadi pelopor pengurangan plastik dan menjaga lingkungan pesantren bebas sampah plastik,” ujar Alaika Rahmatullah, Ecoton.
Selain itu, Fuad Akbar Zamzamy Kepala Sekolah SMP NU Shafiyah Rogojampi Banyuwangi menyambut baik kedatangan tim Ecoton.
“Kami ke depannya akan membuat lingkungan sekolah terutama di pesantren ini akan menjadi pelopor sekolah zero waste di Kabupaten Banyuwangi, karena untuk menghindari ancaman dan bahaya mikroplastik bagi anak-anak dan di lingkungan pondok,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fuad berharap gerakan yang digagas dapat berkelanjutan. pihaknya ingin santri juga mempraktikkan gaya hidup zerowaste terutama wajib mengurangi plastik, sebagai bentuk penerapan kebersihan sebagian dari iman di lingkungan pesantren dan di rumah.
Pada kesempatan yang sama, sekolah SMP NU Shafiyah meluncurkan komunitas “Lentera Asa” sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengkampanyekan pemenuhan Hak Anak di lingkungan pesantren dan sekolah. Sekaligus komunitas “Stop-Less” sebagai wadah bagi anak anak untuk kampanye pengurangan plastik.
Upaya ini sejalan dengan gagasan rencana kedepan mengenai tata kelola pesantren zero waste, dengan fokus pada pengurangan sampah plastik, pengelolaan sampah berbasis sumber, serta penguatan peran santri sebagai penggerak perubahan lingkungan.
Melalui edukasi dan pendampingan langsung di sekolah, pengorganisasian komunitas yang sudah resmi lahir itu menjadi wadah bagi prara santri untuk praktik secara nyata.
Melalui model ini, Ecoton berharap pesantren dapat menjadi contoh ruang pendidikan yang berkontribusi aktif dalam upaya mengurangi pencemaran plastik dan melindungi generasi masa depan.








