Ini 4 Tuntutan Anak-anak Muda ‘Koprol Iklim’ di Hari Kasih Sayang!

Klikhijau.com - Bertepatan dengan Hari Kasih Sayang, Komunitas Pemuda Pemudi Pro-Keadilan Iklim (Koprol Iklim) mengajak masyarakat untuk merayakan kasih sayangnya kepada bumi yang tengah mengalami kri...

Ini 4 Tuntutan Anak-anak Muda ‘Koprol Iklim’ di Hari Kasih Sayang!
Bacakan Artikel

“Dahulu kita meninggalkan zaman energi kayu bakar bukan karena kehabisan kayu bakar. Kini perlahan kita akan meninggalkan zaman energi fosil tanpa menunggu kehabisan energi fosil. It’s not if, but when. Hari ini adalah saatnya untuk zaman energi terbarukan,” ujar Tubagus Aryandi Gunawan, peneliti Renewable Energy dan H2.

Menanggapi keterlibatan masyarakat adat, Laetania Belai Djandam selaku aktivis lingkungan Dayak menegaskan bahwa aksi iklim tidak akan efektif dan berkelanjutan tanpa memprioritaskan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang hidup di sekitar lingkungan alam.

“Kita sedang tidak hidup di dalam dunia Avengers, di mana mereka dapat berkelana menuju masa lalu guna memperbaiki bumi yang luluh lantak akibat perkara batu. Kita hanya punya waktu sekarang. Butuh berapa lama lagi hingga akhirnya kita menyadari bahwa uang tidak akan menyelamatkan kita? Kita tidak perlu repot-repot mencari Thanos, satu pernyataan tegas dan tanda tangan di atas kertas kebijakanmu dapat mengubah masa depan Indonesia dan dunia hingga 100 tahun ke depan,” ucap Laetania.

[irp]

Pilih Halaman: