Iklim, Perubahan Iklim dan Isu Relevan Lainnya yang Penting Diketahui

Klikhijau.com – Iklim, satu kata yang paling banyak disebut-sebut saat membahas masalah cuaca. Ada yang mengira dua kata ini sama saja yakni merujuk pada situasi alam atau musim. Faktanya, iklim da...

Iklim, Perubahan Iklim dan Isu Relevan Lainnya yang Penting Diketahui
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Iklim, satu kata yang paling banyak disebut-sebut saat membahas masalah cuaca. Ada yang mengira dua kata ini sama saja yakni merujuk pada situasi alam atau musim.

Faktanya, iklim dan cuaca memiliki pengertian berbeda. Cuaca merupakan kondisi atmosfer dalam waktu singkat, sedangkan iklim merujuk pada kondisi atmosfer dalam jangka waktu panjang.

Secara spesifik, iklim didefinisikan sebagai ukuran rata-rata dan variabilitas kuantitas yang relevan dari variabel tertentu (seperti temperatur, curah hujan atau angin), pada periode waktu jangka panjang.

Perlu diketahui bahwa iklim berubah secara terus menerus karena interaksi antara komponen-komponennya dan faktor eksternal seperti erupsi vulkanik, variasi sinar matahari, dan faktor-faktor disebabkan oleh kegiatan manusia seperti misalnya perubahan pengunaan lahan dan penggunaan bahan bakar fosil.

Sedangkan cuaca hanya merujuk pada keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang terbatas pada tempat dan jangan waktu singkat. Cuaca mudah berubah-ubah disebabkan oleh tekanan udara, kelembaban udara, angin dan curah hujan.

Nah, cara mudah untuk mengingat perbedaannya adalah dengan narasi berikut: iklim adalah apa yang diharapkan manusia, seperti musim panas yang sangat panas, sedangkan cuaca adalah apa yang didapatkan manusia, seperti hari yang panas atau hari hujan.

Jenis iklim di dunia

Para peneliti membagi iklim yang ada di bumi menjadi empat jenis yakni: tropis, sub tropis, sedang dan iklim dingin.

Pertama, Iklim tropis yang biasa dijumpai di kawasan sekitar ekuator atau garis khatulistiwa seperti Indonesia. Posisinya berada di antara garis 23,5 derajat Lintang sampai 23,5 derajat Lintang Selatan. Pada iklim tropis, cuaca hangat sepanjang hari dan tidak ada musim dingin.

Sebagian tropis seperti hutan hujan tropis, curah hujannya tinggi karena wilayahnya berada tepat di garis khatulistiwa. Sedangkan wilayah yang agak jauh cenderung kering bahkan berpadang pasir.

Kedua, subtropis, yakni iklim yang berada di antara garis 23,5 derajat sampai 40 derajat Lintang Utara dan Lintang Selatan. Daerah dengan iklim inni punya suhu harian dan musiman yang lebih beragam dari daerah tropis. Negara-negara beriklim subtropis antara lain Nepal, Tiongkok, Jepang, Mesir, Cile, Australia, Turki, Afrika Selatan dan lainnya.

Ketiga, iklim sedang atau iklim siklon ditemukan di bumi belahan utara atau utara garis khatulistiwa. Yakni beraada di antara garis 40 derajat sampai 60 derajat Lintang Utara dan Lintang Selatan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2