Hari Primata Indonesia, Yuk Kenali dan Cintai Primata Kita!

Klikhijau.com - Setiap tanggal 30 Januari, masyarakat peduli lingkungan memperingati momen Hari Primata Indonesia (HPI). Sebagaimana hari peringatan spesies dan lingkungan lainnya, momen ini dilata...

Hari Primata Indonesia, Yuk Kenali dan Cintai Primata Kita!
Bacakan Artikel

Berikut beberapa fakta terkait primata Indonesia:

Jenis satwa primata Indonesia

Jenis primata yang tertinggi di Indonesia berasal dari genus Presbytis (Surili) sebanyak 15 spesies, disusul Macaca (Makaka) 10 spesies, Tarsius (Tarsius) 9 spesies, Hylobates (Owa) 8 spesies dan genus Nycticebus (Kukang) 6 spesies (Roos et al. 2014; b. IUCN, 2018). Surili di Indonesia tersebar di Pulau Sumatra dimana di setiap wilayah hanya ditemukan satu spesies saja.

Berbeda dengan Pulau Kalimantan, Surili ditemukan hidup tumpang tindih dengan Presbytis yang lain. Perbedaan ini kemungkinan karena di Sumatra komponen penyusun habitat terutama pohon pakan lebih beragam dibandingkan di Pulau Kalimantan.

[irp]

Sebaran Primata di Indonesia

Primata di Indonesia tersebar di 4 pulau besar, yaitu Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi, dengan jumlah spesies masing โ€“ masing, yaitu Sumatra 24 spesies, termasuk satwa primata Kepulauan Mentawai (4 spesies satwa primata yang endemik). Kalimantan 14 spesies, Sulawesi 16 spesies, sedangkan Jawa dan Bali hanya 5 spesies (Ross et al. 2014).

Di Pulau Papua dan Kepulauan Maluku tidak ditemukan jenis satwa primata. Terisolasinya pulau-pulau di nusantara menyebabkan banyak jenis satwa primata Indonesia menjadi satwa primata endemik.

Satwa primata yang ada saat ini diyakini sebagai hasil evolusi dari satwa primata zaman dahulu, yang berasal dari satu benua yang dikenal dengan Pangea (http://people. wku.edu/charles.smith/wallace/S494.htm).

Status Konservasi Primata Indonesia

Indonesia memiliki satwa 59 spesies primata, namun keberadaan mereka sangat mengkhawatirkan. Sebagian besar spesies satwa primata Indonesia oleh IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) berstatus kritis, terancam dan rentan. Sementara CITES (Convention on International Trade in Endangered Spesies of Wild Fauna and Flora) menetapkan status primata Indonesia Apendix I dan Apendix II. Indonesia belum memperlakukan primata sebagai sumber daya alam untuk kepentingan pembangunan nasional (https://primata.ipb.ac.id).

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: