Mengenal 3 Sajian Kopi: Kopi Panas, Es Kopi, dan Kopi Cold Brew, Mana yang Nikmat?

Klikhijau.com - Jauh sebelum ditemukan kopi jenis cold brew, penikmat kopi hanya mengenal kopi panas dan es kopi sebagai suguhan. Selera minum kopi yang dinikmati dalam kondisi panas atau dingin telah...

Mengenal 3 Sajian Kopi: Kopi Panas, Es Kopi, dan Kopi Cold Brew, Mana yang Nikmat?
Bacakan Artikel
Wahdyuddin Yunus

Pendiri Jurnal Warung Kopi yang aktif sebagai pemerhati lingkungan sekaligus pegiat seni

Klikhijau.com - Jauh sebelum ditemukan kopi jenis cold brew, penikmat kopi hanya mengenal kopi panas dan es kopi sebagai suguhan. Selera minum kopi yang dinikmati dalam kondisi panas atau dingin telah menjadi tradisi yang berlaku umum.

Sebagai salah satu minuman paling populer di dunia, pilihan kopi sajian ini punya banyak penggemar. Keduanya sama-sama diminati dan favorit banyak orang. Kopi panas umumnya diseruput saat sarapan, sedangkan es kopi diminum saat jelang siang atau sore hari.

Alasan bagi penikmat kopi panas biasanya disukai karena rasanya lebih 'nendang'. Belum lagi aroma yang dikeluarkan cukup menggugah selera dihidung. Lain halnya dengan pencinta es kopi, karena alasan menyukai sensasi segar dari minuman berkafein ini.

Seiring waktu selera penikmat kopi mulai melirik kopi cold brew. Rasa yang berani dan dinginnya yang menggoda peminumnya. Selain rasa yang berani, kopi cold brew memiliki tekstur berbusa menjadikan cold brew saat ini semakin banyak digemari.

Jika anda penikmat kopi kental, cold brew bisa menjadi pilihan di tengah kondisi cuaca hangat. Rachel Link, dikutip dari laman Eat This, sebagaimana ditulis Republika (1/8/21), kopi cold brew lebih kuat dibanding es kopi biasa.

Berbagai pilihan sajian di atas, tidak saja atas alasan selera, namun mulai melek pada kandungan nutrisi pada kopi.

Perbandingan nutrisi kopi panas, es kopi, dan cold brew

Dari sisi nutrisi yang dikandungnya, mana yang lebih menyehatkan ? Dalam secangkir kopi panas, segelas es kopi, atau kopi cold brew ? Berikut penjelasan ilmiahnya.

Sebagaimana diangkat media detik food dengan mengutip The List (11/1/2022), diketahui nutrisi kopi panas dan es kopi tak lepas dari cara menyiapkannya. Lebih jauh Dr. Maheinthan Yogeswaran menjelaskan, kalau es kopi mengandung lebih sedikit asam (less acidic) dan sifatnya lebih halus bagi sistem pencernaan manusia.

Dari sumber penelitian yang dipublikasikan dalam Scientific Reports, didapati kopi yang diseduh dengan air panas memiliki lebih banyak antioksidan dibanding kopi cold brew. Catatan penelitian ini juga menemukan kalau antioksidan cold brew akan lebih sedikit saat dibuat dengan biji kopi dark roast.

Link menambahkan, proses pembuatan cold brew mengeluarkan lebih sedikit asam dari kopi daripada memanaskan kopi. Ini menghasilkan rasa yang lebih halus daripada kopi panas atau es kopi, serta berpotensi mengurangi gangguan pencernaan, seperti refluks asam.

Kandungan kafein dalam kopi panas, es kopi, dan cold brew

Senyawa kafein identik dengan kopi, yang bersifat sebagai stimulan alami. Berkat kafein, saat usai minum kopi seseorang bisa merasa lebih fokus, berenergi, bersemangat, dan lebih waspada.

Sebagai perbandingan kafein dalam kopi panas dan es kopi, jumlahnya lebih sedikit pada es kopi. Tiap 100 gram penyajian kafeinnya hanya sekitar 40 mg. Minuman ini bisa jadi pilihan pas untuk pencinta kopi yang lebih sensitif dengan kandungan kafein.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2