Ekosistem, Pengertian, Jenis dan Manfaatnya bagi Kehidupan

Klikhijau.com โ€“ Dalam pengertian paling sederhana, ekosistem dapat dimaknai sebagai suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh sistem timbal balik yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dengan ling...

Ekosistem, Pengertian, Jenis dan Manfaatnya bagi Kehidupan
Bacakan Artikel

[irp]

Ekosistem ini lebih mantap, tidak mudah terganggu, tidak mudah tercemar, kecuali jika ada bencana alam. Perlu diketahui pula bahwa batas dari ekosistem dapat ditinjau dari kelengkapan komponen yang ada.

Selama masih ada komponen-komponen ekosistem di dalamnya, maka lokasi tersebut dapat disebut ekosistem. Dalam konteks ini, ekosistem dapat dibagi menjadi ekosistem lengkap dan ekosistem tidak lengkap. Berdasarkan habitat, ekosistem dapat dibagi:


  1. Ekosistem mangrove.

  2. Ekosistem pantai.

  3. Sungai dan danau.

  4. Ekosistem rawa gambut.

  5. Ekosistem rawa air tawar.

  6. Hutan dataran rendah.

  7. Hutan dataran rendah yang tidak umum.

  8. Gunung.

  9. Gua.


Ekosistem juga dapat dibedakan berdasarkan tipe-tipe biom atau unit-unit komunitas besar, yang terdiri dari informasi vegetasi dan hewan atau unsur-unsur lainnya.

Biom adalah sekelompok ekosistem darat pada sebuah benua yang mempunyai struktur dan fisionomi vegetasi yang sama sifat-sifat lingkungan yang sama dan mempunyai karakteristik komunitas hewan yang sama pula.

[irp]

Ekosistem ini lebih mudah dikenal, baik yang sudah mencapai fase klimaks maupun yang sedang dalam fase perkembangan serta sesuai dengan iklim regional. Indonesia memiliki beberapa tipe biom antara lain:


  1. Hutan hujan.

  2. Hutan musim.

  3. Savana.

  4. Padang rumput.


[irp]
Pengamatan ekosistem

Untuk memahami secara mendalam mengenai jenis ekosistem, perlu mengamati di lapangan. Ini penting untuk membedakan mana ekosistem darat (terrestrial) dan yang mana ekosistem air (aquatik).


  • Ekosistem pekarangan



Pekarangan adalah ekosistem darat yang paling dekat dengan kita. Ekosistem pekarangan mempunyai potensi yang besar karena di sanalah terdapat keanekaragaman hayati yang cukup tinggi, sumber pangan, mineral, vitamin, dan protein baik yang nabati maupun yang hewani.

Di pekarangan dapat ditanam aneka tanaman hias, obat-obatan dan tanaman sayur. Segala aktivitas di pekarangan dapat meliputi aspek estetika, fungsional dan pelestarian lingkungan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: