Dua Perempuan Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset oleh KLHK

Klikhijau.com โ€“ Dua profesor riset kembali dikukuhkan oleh KLHK. Pertama adalah Ignasia Maria Sulastiningsih di bidang Ilmu Kayu dan Teknologi Hasil Hutan. Kedua, yakni Dida Syamsuwida di bidang Tekno...

Dua Perempuan Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset oleh KLHK
Bacakan Artikel

Mengatasi hal tersebut Dida menyebut diperlukan teknologi penanganan benih yang tepat terutama juga pada benih-benih tanaman yang bersifat rekalsitran.

[irp posts="2028" name="Begini Langkah Berani KLHK Pulihkan Lingkungan di Era Joko Widodo"]

"Penerapan teknologi penyimpanan benih rekalsitran dalam bentuk semai atau bibit menjadi peluang untuk dapat mengatasi problematika dalam pengadaan benih untuk penanaman. Teknologi penyimpanan benih rekalsitran dalam bentuk semai dapat menjamin pengadaan bahan tanaman secara berkelanjutan, berkualitas dan dalam jumlah yang memadai pada saat diperlukan karena mempunyai keunggulan ekologi, ekonomi dan berorientasi pada peningkatan teknologi penanganan benih rekalsitran," ujar Dida.

Dida menambahkan jika penanganan benih rekalsitran melalui teknologi penyimpanan dalam bentuk semai atau bibit telah terbukti dapat memperpanjang daya simpan bahan tanaman hutan sampai lebih dari 1 (satu) tahun. Teknologi penyimpanan dalam bentuk semai atau bibit dilakukan dengan menggunakan bahan penghambat pertumbuhan, manipulasi lingkungan atau kombinasi keduanya.

Pengukuhan dua profesor riset ini merupakan pengukuhan profesor riset ke 526 dan 527 dari 8.708 orang peneliti di seluruh Indonesia, dan merupakan pengukuhan ke 25 dan 26 dari 471 peneliti dalam lingkup KLHK *

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: