Dua Perempuan Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset oleh KLHK

Klikhijau.com โ€“ Dua profesor riset kembali dikukuhkan oleh KLHK. Pertama adalah Ignasia Maria Sulastiningsih di bidang Ilmu Kayu dan Teknologi Hasil Hutan. Kedua, yakni Dida Syamsuwida di bidang Tekno...

Dua Perempuan Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset oleh KLHK
Bacakan Artikel

Menteri Siti juga meminta agar para profesor riset memperkuat jejaring penelitan. Khususnya kepada negara maju dan berkembang di dunia demi mewujudkan IPTEK. IPTEK yang bermanfaat bagi kehidupan dan memajukan peradaban manusia serta memecahkan permasalahan lingkungan hidup dan kehutanan yang terjadi.

Memanfaatkan bambu

Ignasia Maria Sulastiningsih, memaparkan orasi berjudul "Pengembangan Bambu Lamina sebagai Produk Alternatif untuk Mengatasi Kelangkaan Kayu". Dirinya menyatakan jika bambu lamina merupakan produk olahan bambu hasil perekatan menggunakan pengempaan beberapa elemen bambu. Dengan menggunakan perekat organik menjadi sebuah papan komposit yang kuat setara kayu. Sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku mebel, lantai, dinding penyekat dan bahan untuk desain interior lainnya.

[irp posts="7026" name="KLHK Kukuhkan Tiga Profesor Riset, Ini Kiprah dan Gagasannya!"]

"Bambu lamina merupakan produk unggulan masa depan. Sebagai bahan mebel dan komponen bangunan, termasuk produk hijau yang ramah lingkungan. Terbuat dari sumberdaya alam yang terbarukan (renewable resources) dan cepat tumbuh dengan daur yang relatif pendek (3-4 tahun). Dimensi dan komposisi lapisan bambu lamina dapat diatur sesuai dengan tujuan penggunaannya. Bambu lamina memiliki penampilan yang unik dan sangat indah (fancy), merupakan produk yang kuat, awet dan stabil," ujar Ignasia.

Sementara itu Dida Syamsuwida memaparkan orasi berjudul "Inovasi Teknologi Penanganan Benih Rekalsitran Tanaman Hutan dalam Mendukung Kelestarian Hutan". Pada upaya menjaga keberlangsungan bahan baku industri kayu nasional dan mensukseskan program rehabilitasi hutan.

Dida menyebutkan perlunya dukungan pada pengembangan jenis kayu hutan tropis. Namun fakta di lapangan menyatakan jika Lebih dari 47% jenis kayu hutan tropis merupakan jenis yang menghasilkan benih bersifat rekalsitran, atau memiliki kemampuan rendah dalam daya simpan benihnya, hanya mampu bertahan 1-4 minggu.

Profesor riset ke 526 dan 527 dari 8.708 orang

Hal ini berhadapan dengan kebutuhan bibit tanaman sebanyak 1.752.500.000 batang tanaman pada tahun 2019. Untuk kegiatan penanaman rehabilitasi hutan dan lahan (RHL), reklamasi dan rehabilitasi DAS serta pembangunan hutan tanaman dari sektor kehutanan maupun non kehutanan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: