Tingkatkan Kualitas Penelitian, Profesor Riset KLHK Bertambah Tiga Lagi!

Klikhijau.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali mendapatkan profesor riset baru. Tiga profesor riset tersebut dikukuhkan jabatannya pada hari Kamis, 16 Juli 2020 di Auditoriu...

Tingkatkan Kualitas Penelitian, Profesor Riset KLHK Bertambah Tiga Lagi!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali mendapatkan profesor riset baru. Tiga profesor riset tersebut dikukuhkan jabatannya pada hari Kamis, 16 Juli 2020 di Auditorium Manggala Wanabakti.

Orasi pengukuhan professor riset ini disaksikan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya, Wakil Menteri LHK, Plt. Sekretaris Utama Kemenristek/BRIN, Mego Pinandito, Prof. Ris. Bambang Subiyanto mewakili LIPI, serta Pejabat Tinggi Madya lingkup KLHK.

Ke-3 profesor riset yang dikukuhkan tersebut adalah Prof. Ris. Satria Astana, Prof. Ris. Irfan Budi Pramono, dan Prof. Ris. Yulianti. Dengan kepakaran masing-masing berturut-turut sesuai urutan nama di atas adalah bidang Ekonomi Kehutanan dan Kebijakan Kehutanan, bidang Hidrologi Hutan, dan bidang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan.

Secara detil mereka mempresentasikan bagaimana upaya KLHK mengatasi tantangan pengelolaan LHK di Indonesia. Mulai dari upaya perbaikan lahan kritis dengan peningkatan mutu benih, mitigasi bencana banjir dan kekeringan, serta strategi dan kebijakan untuk meningkatkan PDB sektor riil kehutanan.

Peran riset di bidang LHK

Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam pengukuhan tersebut menegaskan urgensi penelitian dan pengembangan di dalam kemajuan peradaban manusia. Menurut Siti, sejarah telah menunjukkan bahwa penguasaan atas IPTEK menjadi tulang punggung kemajuan suatu bangsa.

"Dengan perkembangan IPTEK dan peradaban kehidupan manusia yang sangat pesat, peneliti KLHK terus mengembangkan dirinya dan semakin dituntut untuk mampu beradaptasi dan memegang peranan yang penting dalam kemajuan IPTEK," ujar Menteri Siti.

Hadirnya para peneliti yang telah mencapai puncak keilmuan dalam bidang kepakarannya masing-masing ini, disebutkan Menteri Siti merupakan bagian dari upaya KLHK dalam menangani tantangan sektor LHK. Diantaranya soal pengelolaan lahan kritis dan peningkatan sektor riil kehutanan di Indonesia.

Dimulai dari penggunaan benih berkualitas dan peningkatan peran hutan dalam menghasilkan air untuk mitigasi bencana, serta peningkatan sektor riil kehutanan dalam rangka pembangunan rendah emisi.

Tiga professor riset baru KLHK diharapkan dapat memperkuat KLHK dalam mengatasi tantangan-tantangan yang ada

"Bidang bidang ini merupakan bidang dengan konteks yang sangat kuat untuk kemajuan Indonesia saat ini dalam lingkup LHK," tegas Menteri Siti.

Menuju era baru

Disebutkan juga oleh Menteri Siti jika saat ini Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK sebagai institusi penaung para peneliti KLHK sedang dalam masa transisi untuk bergabung dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sesuai Undang-Undang No 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2