Cerita dari India dan Kejutan di Pasar Rakyat yang Tanpa Kantong Plastik

Klikhijau.com - India memang negara dengan populasi terbesar nomor dua di dunia yakni lebih dari 1 Milyar. Dengan jumlah itu, Anda bisa membayangkan betapa ruwetnya permasalahan sampah di negeri itu....

Cerita dari India dan Kejutan di Pasar Rakyat yang Tanpa Kantong Plastik
Bacakan Artikel

Lupakan soal kerumitan kotanya dan cerita tentang polisi India, kami sedikit legah saat mampir belanja di suatu pasar rakyat di Delhi. Tepatnya di di Lajpat Nagar Central Market.

Di sana, kami tergiur pernak-pernik perhiasan khas India. Kalung, gelang, anting-anting, dan aksesoris perempuan. Sebagaimana perempuan India yang pandai menghias diri, di Lajpat lebih separuh barang jualan adalah untuk kaum hawa.

Menggembirakan bagi kawan-kawan kami yang perempuan, tidak terkecuali saya yang punya empat anak perempuan. Menariknya, walau kami membeli beberapa item, tak seorang pun pedagang yang membungkus barangnya dengan kantong plastik. Woww! Padahal ini sekelas pasar tradisional.

[irp]

Di Lajpat Nagar rupanya sudah diberlakukan larangan penggunaan kantong plastik. Digantikan dengan tas kain atau kertas. Jadi, seluruh aktivitas jual beli di dalam pasar ini sudah tanpa plastik. Mengapa demikian? โ€œBecause plastic is not eco friendlyโ€, kata Daniesh guide yang mendampingi kami.

Rupanya, kebijakan pemerintah India menerapkan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai sudah berlangsung sejak tengah tahun 2018 lalu. Dilansir Trubus.id, pemerintah India bahkan pernah getol merasia pedagang yang melanggar aturan dan memberi sanksi denda sebesarย  Rp 1 juta hingga Rp 5 juta kepada setiap pedagang nakal. Denda kurungan penjara bahkan bisa diberikan bagi pedagang yang berulang kali melakukan pelanggaran masih memakai plastik sekali pakai.

Kata Daniesh, kebijakan tanpa kantong plastik di pasar Lajpat sudah berjalan massif dalam enam bulan terakhir. Praktik cerdas ramah lingkungan ini tentu layak ditiru. Tetapi, apakah kebijakan ini sudah berhasil mengatasi kepungan sampah plastik di India? Ahhhay! Tidak juga rupanya.

Saya tetap saja menjumpai sampah plastik di sekitaran pasar, walau bukan lagi sampah kantong plastik. Belum lagi, masih ada beberapa pedagang kecil โ€œnakalโ€ di bagian luar pasar Lajpat yang masih memakai plastik sekali pakai.

Begitulah, fenomena plastik sekali pakai di dunia ini, keberadaanya selalu bergantung pada cara dan persepsi kita memperlakukannya. Seperti kata Saharuddin Ridwan (Ketua Umum Asobsi), yang masalah bukanlah plastiknya, tetapi kita yang memperlakukannya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: