Cerita dari India dan Kejutan di Pasar Rakyat yang Tanpa Kantong Plastik

Klikhijau.com - India memang negara dengan populasi terbesar nomor dua di dunia yakni lebih dari 1 Milyar. Dengan jumlah itu, Anda bisa membayangkan betapa ruwetnya permasalahan sampah di negeri itu....

Cerita dari India dan Kejutan di Pasar Rakyat yang Tanpa Kantong Plastik
Bacakan Artikel

Namun, di balik semua itu saya menjumpai fenomena menarik yang layak jadi perhatian. Pertama, pejalan kaki yang massif dan penuh semangat.

[irp]

Di Delhi, setiap harinya kita akan menyaksikan pejalan kaki berpakaian rapi dengan langkah tegap bergegas. Walau trotoar di sana, tampaknya tidak sebaik di Jakarta, orang-orang menikmati jalan kaki yang bebas hambatan. Sebagian lagi dengan laju sepeda yang juga tak kalah ugalan-nya.

Saya lalu bergumam dalam hati, jangan-jangan kebiasaan jalan kaki orang India ini yang membebaskan mereka dari ancaman obesitas dan penyakit menahun. Tampaknya, fisik orang India memang lebih tangguh. Bila tak atletis dan berkumis-jenggot seram, setidaknya berbadan lentur dan gesit menari-nari.

Di balik situasi kotanya yang penat, bertumbuh manusia-manusia tangguh secara fisik. Tabah pula.

Saya membangun suatu asumsi sederhana demikian, betapa warga India adalah kumpulan orang-orang tabah yang pantang menyerah. Saya menjumpai itu pada para pengemis yang kekeh meminta uang buat makan. Mereka terus meminta tanpa lelah walau tak seorang pun merespon dan memberinya uang. Bus yang kami tumpangi berlalu, tetapi pengemis itu tetap saja merajut meminta.

[irp]

Ketabahan yang sungguh, persis dalam kisah cinta di film-film India. Nah, ingat film India jadi terbayang pula saya soal polisi India. Sudah jadi rahasia umum, kalau polisi India adalah polisi yang paling menyebalkan di dunia.

Begitu di film-filmnya. Tetapi, suatu waktu di Delhi, bus yang kami tumpangi dihadang polisi India. Perdebatan sengit terjadi antara supir dan polisi sebelum akhirnya sang supir ditilang. Padahal, supir mengaku tak mempunyai pelanggaran berarti, surat-surat kendaraannya pun lengkap. Supir kena tilang dan kami pun harus menunggu cukup lama menyaksikan negosiasi tanpa ujung dengan polisi India. Ahhay, polisi India yang saya jumpa di film-film, rupanya tak jauh beda di dunia nyata di India.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: