Caleg Boleh Gagal, Tapi Tancapan Paku APK di Pepohonan, Jangan

Klikhijau.com โ€“ Saya harus akui sangat lega begitu pemilihan umum (Pemilu) usai. Kelegaan saya bukan karena jagoan saya terpilih, bukan. Jika boleh membuat pengakuan, saya tak tertarik melangkah ke...

Caleg Boleh Gagal, Tapi Tancapan Paku APK di Pepohonan, Jangan
Bacakan Artikel

Saya kerap memikirkan siapa yang salah, siapa yang harus melindungi pepohonan yang memberikan oksigen secara gratis bagi manusia? Atau siapa yang bertanggungjawab mencabut paku-paku itu?

Pertanyaan itu kerap pula saya jawab sendiri, tak ada yang salah. Yang ada hanyalah kita kurang tahu cara berterima kasih pada pepohonan dan tak โ€œmembacaโ€ aturan pemasangan APK serta tak akan ada pelaku pemiluย  yang rela mencabut paku-paku itu, ia akan terus tertancap melukai pepohonan.

Padahal pemasangan APK di pohon tentu bukan pada seharusnya, sebab itu melanggar aturan dan menyakiti makhluk hidup. Barangkali, para Calon legislatif (Caleg), calon DPD, presiden dan wakilnya tak tahu atau pura-pura tak tahu dampak buruk paku pada makhluk peneduh itu.

Harusnya mereka yang terlibat dalam pemilu, tahu paku berpotensi sebagai titik masuk bagi infeksi penyakit dan bakteri pada pohon. Tusukanโ€“tusukannya akan menyebabkan kerusakan dalam bentuk kompartementaslisasi.

Hal itu disebabkan pohon akan mengalami gangguan proses fisik dan biologis dalam tubuhnya jika ada benda asing tertanam di dalamnya yang akan mengganggu proses fisiologi tanaman dan mengurangi tekstur kayu pada pohon.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: