Benihnya Kembali Diekspor, Ini Fakta Lobster dan Siklus Hidupnya!

Klikhijau.com – Benih lobster kembali diekspor, yang pada  era Susi Pudjiastuti menjabat sebagai menteri Kelautan dan Perikanan (KP). Keran ekspor benih lobster ditutup rapat. Namun, begitu peralih...

Benihnya Kembali Diekspor, Ini  Fakta Lobster dan Siklus Hidupnya!
Bacakan Artikel

Selain menjalani lima fase kehidupan. Lobster juga memiliki fakta yang cukup menarik, di antaranya:



  •  Memiliki 2 Perut



Fakta tak terduga dar lobster  adalah memiliki dua perut,  satu berada di bagian tengah tubuh dan satu lagi ada di kepala dan memiliki gigi.

Perut yang di kepala berfungsi  untuk  melumatkan makanan. Sementara, perut yang berada di bagian tengah tubuh membantu mencerna makanan.



  • Kencing dari wajah



Saluran kencing lobster berada di bawah maata. Sehingga ketika kencing maka kencingnya dari wajah. Mereka berkomunikasi dengan sesamanya dengan cara membuang urin ke wajah lobster lain


  •  Kanibal



Jika kekurangan makanan, lobster bisa memakan lobster yang lain untuk bertahan hudup. Makanya biasa disebut sebagai kanibal.


  • Capit



Capit lobster memiliki kekuatan dahsyat,  dapat mengerahkan 100 pon tekanan per inchi persegi.  Artinya lobster seberat kurang lebih 10 kologram mampu mematahkan lengan seorang pria dewasa!


  • Berusia panjang



Lobster biasanya hidup hingga 70 tahun. Dan ajaibnya tidak ada kata berhenti pada pertumbuhan tubuhnya, lobster akan tetap tumbuh sepanjang hidupnya.

Rianta Pratiwi, salah seorang peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan jika Lobster secara taksonomi termasuk dalam kelompok arthopoda, kelas malacostraca, bangsa decapoda, suku palinuridae dan marga panulirus yang sudah dikenal di seluruh dunia,.

Sementara itu, secara ekobiologi lobster merupakan hewan nocturnal yang hidup di substrat berbatu, berpasir atau berlumpur dan biasanya bersembunyi di celah-celah atau di bawah karang-karang batu dan atau di daerah terumbu karang baik di daerah tropis maupun sub-tropis.

Sebagai hewan yang bersifat omnivora lobster akan memakan mangsa hidup seperti ikan, moluska, krustasea kecil, cacing, dan beberapa tumbuhan. Lobster merupakan salah satu komoditas ekonomis penting baik sebagai konsumsi lokal maupun eksport (Rianta Pratiwi dalam Febrianti, 2018).

[irp]

Ekspor benih bisa jadi memicu kelangkaan lobster. Apalagi tingkat permintaan lobster terus meningkat sangat tinggi untuk pasar domestik maupun eksport. Pemenuhan permintaan pasar yang tinggi, mendorong peningkatan upaya penangkapan komoditas lobster semakin intensif.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: