7 Fakta Mencemaskan Perihal Skandal Limbah Bangkai Kapal di Dunia

Klikhijau.com โ€“ Bangkai kapal sejatinya dibuang dengan prosedur yang benar agar tak berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan. Data baru yang dirilis hari ini oleh NGO Shipbreaking Platform,...

7 Fakta Mencemaskan Perihal Skandal Limbah Bangkai Kapal di Dunia
Bacakan Artikel

[irp]

Bioma pesisir, dan komunitas lokal yang bergantung pada sumberdaya pesisir, hancur oleh tumpahan racun dan polusi udara, karena kurangnya infrastruktur untuk menampung, tidak diterapkannya pengelolaan bongkar kapal dengan benar, dan membuang banyak bahan berbahaya dan beracun yang tertanam di badan kapal.

โ€œIni adalah skandal bahwa undang-undang dan standar yang ditujukan untuk melindungi manusia dan lingkungan diabaikan saat membongkar hampir semua armada global sampai potongan terkecil. Pemerintah, pelanggan, pemodal dan penjamin perkapalan, serta karyawan perkapalan, perlu mengambil sikap yang lebih serius terhadap eksploitasi masyarakat yang rentan dan ekosistem yang rapuh ini,โ€ kata Ingvild Jenssen, Direktur Eksekutif dan Pendiri NGO Shipbreaking Platform.

Tahun lalu, setidaknya ada 10 pekerja kehilangan nyawa saat membongkar kapal di Bangladesh. Sedikitnya 14 pekerja lainnya terluka parah. Meskipun berulang kali mencoba untuk mendapatkan statistik resmi, tidak ada informasi yang akurat tersedia tentang kecelakaan di lapangan di India dan Pakistan.

Sektor ini mengalami masalah transparansi yang serius, dan diperkirakan banyak kecelakaan kerja yang tidak dilaporkan. Terlebih lagi, banyak pekerja yang menderita kanker dan penyakit akibat kerja lainnya.

[irp]



  • Aktivitas penanganan bangkai kapal tertutup



Penahanan reporter BBC dan penyitaan rekaman dari jurnalis France-2 oleh petugas lokal dari Gujarat Maritime Board (GMB), yang mengontrol pelabuhan di Alang, mengungkapkan bagaimana industri berusaha untuk menggagalkan pengawasan publik terhadap kondisi yang memprihatinkan di lapangan.


  • Yunani pembuang bangkai kapal terbesar



Yunani menduduki puncak teratas daftar negara pembuang pada tahun 2020. Pemilik kapal dari Yunani menjual 48 kapal untuk dibongkar secara total, sebagian besar terdampar di Bangladesh dan Pakistan.

โ€œSementara beberapa Negara Anggota Uni Eropa semakin banyak menindak pelaku kejahatan lingkungan, hampir seperempat tonase dari kapal yang rusak di Asia Selatan dimiliki oleh perusahaan pelayaran Eropa. Yunani, khususnya, secara sistematis menutup mata terhadap rekam jejak akhir kehidupan yang menyedihkan dari industri perkapalannya,โ€ kata Jenssen.



  • Tragedi pembongkaran kapal



Empat kecelakaan besar, yang menyebabkan kematian seorang pekerja, terjadi saat pembongkaran kapal Polaris di Chattogram. Pada tanggal 22 Juni 2020, saat shift malam ilegal di galangan Penghancur Kapal Jumuna, Abdul Halim dipukul perutnya dengan sebatang besi saat berada di atas kapal Stellar Knight.

[irp]

Pada 1 Juli 2020, Rohul terjatuh dan lima tulang rusuknya patah saat membongkar Stellar Iris di halaman KSB Steels. Di hari yang sama, Moza๏ฌ€or jatuh dari Stellar Journey di halaman RA Shipbreaking.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: