Klikhijau.com – Sebenarnya setiap individu berkontribusi terhadap emisi karbon yang menyebabkan pemanasan global. Bedanya ada yang kontribusinya menumpuk ada yang tipis-tipis saja.
Namun, seperti apa pun kontribusi kita, tetap akan berdampak buruk, baik pada lingkungan maupun bagi kesehatan.
Karena itu, diperlukan berbagai cara agar jejak karbon yang kta hasilkan dapat berkurang demi masa depan hijau yang lebih baik.
Berikut lima hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengurangi emisi karbon sebagaimana dikutip dari BBC.
-
Memulai perubahan dari rumah
Untuk menyelamatkan planet ini dari pemanasan global bisa dimulai dari rumah. Misalnya, mematikan lampu saat tidur atau barang elektronik lainnya saat tidak digunakan.
“Dalam kegiatan sehari-hari, mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan dapat membantu kita menghemat uang sekaligus mengurangi dampak kita terhadap perubahan iklim,” ungkap Dr. Neil Jennings dari Imperial College London dikutip dari BBC.
-
Mengurangi pemborosan makanan
Makanan sisa menjadi masalah tersendiri bagi lingkungan. Bahkan secara keseluruhan, sistem pangan global menyumbang antara seperempat hingga sepertiga dari total emisi gas rumah kaca.
Karena itu, cara paling bijak untuk mengurangi emisi karbon adalah mengerem kebiasaan mengonsumsi makanan berlebihan apalagi jika makanan itu tidak dihabiskan.
Dr. Jonathan Foley, yang meneliti solusi perubahan iklim, mengatakan Anda dapat menghemat uang dan mengurangi sampah dengan membuat porsi yang lebih kecil dan menyimpan sisa makanan untuk dimakan nanti di rumah.
Menurut Waste & Resources Action Programme, sekitar 25-30% makanan yang diproduksi di seluruh dunia hilang atau terbuang .
Menurut laporan PBB, bahwa kehilangan serta pemborosan pangan global menyumbang sekitar 8-10% dari emisi gas rumah kaca global,.
-
Mengurangi konsumsi daging merah
Daging merah, seperti daging sapi dan domba, memiliki jejak karbon yang sangat tinggi. Jadi, mengurangi konsumsi daging merah dapat membantu mengurangi dampak iklim Anda.
Dampak iklim dari berbagai makanan menempatkan daging sapi sebagai “pememilik” jejak karbon tertinggi, meski makanan yang sama dapat memiliki dampak yang sangat berbeda.
-
Mengurangi berkendara, kurangi terbang
Bayangkan sekitar seperempat dari total emisi gas rumah kaca yang terkait dengan energi di seluruh dunia disumbangkan oleh sektor transportasi.
“Hidup tanpa mobil mungkin merupakan hal paling berdampak yang dapat kita lakukan untuk mengurangi emisi transportasi kita,” ujar Dr. Jennings ,
Namun, meninggalkan mobil bukanlah hal yang mungkin dilakukan oleh semua orang, terutama jika Anda tinggal di daerah tanpa transportasi umum yang baik atau jika Anda penyandang disabilitas.
Tindakan kecil pun tetap dapat memberikan dampak, seperti berjalan kaki dan bersepeda ke toko-toko terdekat atau berbagi perjalanan mobil dengan teman atau tetangga atau beralih ke mobil listrik juga dapat mengurangi jejak karbon Anda secara signifikan.
Selain mengerem menggunakan kendaraan pribadi, mengerem bebepergian dengan penerbangan (pesawat) domestik juga perlu diperhatikan, sebab memiliki emisi terbesar per orang per kilometer. Melakukan perjalanan ini dengan kereta api dapat mengurangi dampak iklim Anda.
“Bagi mereka yang sering bepergian dengan pesawat, mengurangi jumlah penerbangan akan memberikan perbedaan yang cukup besar terhadap jejak karbon pribadi Anda,” kata Dr. Jennings.
-
Jangan asal membeli
Membeli barang baru, misalnya satu pasang celana jeans jenis tertentu dapat menghasilkan lebih dari 30 kg karbon dioksida setara sepanjang masa pakainya, dengan memperhitungkan produksi kapas, pembuatan, transportasi, dan pencucian.
Namun, jejak karbon dari berbagai jenis pakaian sangat bervariasi dari satu kasus ke kasus lainnya – jadi apa yang Anda beli, dan berapa banyak, dapat membuat perbedaan.
Membeli barang bekas bisa jadi pilihan yang tepat, sebab dapat mengurangi limbah dan juga menghemat uang.
Memilih peralatan rumah tangga yang tepat juga dapat berdampak positif pada jejak karbon. Dr. Jennings menyarankan untuk memastikan membeli produk yang paling hemat energi, seperti mesin cuci.
Nah, sahabat hijau itulah 5 cara sederhana untuk mengurangi jejak karbon, semoga bermanfaat.








