Tiong Batu Kalimantan, Burung Pemalu yang Butuh Perlindungan

Klikhijau.com - Kehadirannya memang misterius. Lebih sering terdengar suaranya daripada wujudnya. Namanya Tiong Batu Kalimantan atau Pityriasis gymnocephala. Ia dikenal sangat pemalu. Berjumpa lang...

Tiong Batu Kalimantan, Burung Pemalu yang Butuh Perlindungan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kehadirannya memang misterius. Lebih sering terdengar suaranya daripada wujudnya. Namanya Tiong Batu Kalimantan atau Pityriasis gymnocephala. Ia dikenal sangat pemalu.

Berjumpa langsung burung endemik Kalimantan ini adalah keberuntungan tersendiri. Mereka (jika beruntung) dapat dijumpai di hutan rawa, gambut, kerangas, dan hutan dataran rendah di Kalimantan.

Burung yang sebagian orang menduga merupakan saudaranya burung jagal dari Papua, atau juga bentet, jalak dan sebagian lain menganggapnya berkerabat dengan gagak, bahkan ada yang mengelompokkannya dalam suku tersendiri. Biasa terlihat terbang pendek untuk menangkap mangsa buruannya, yaitu serangga.

Burung pemalu ini mempunyai panjang tubuh tubuh ยฑ24 โ€“ 26 cm. Kepalanya yang botak. Ia mempunyai warna bulu unik pada bagian mahkota berbulu orange menyala, bulu tubuh hitam metalik, paruh hitam besar berkait pada ujungnya, leher, tengkuk dan pangkal paha berwarna merah, bagian telinga terdapat tompel warna hitam khas.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: