Selada Air, Sayuran Tertua yang Dikonsumsi Manusia dengan Setumpuk Manfaat

Klikhijau.com โ€“ Selada air itu tumbuh tidak jauh dari Danau Kahayya. Tumbuh dialiran air yang jernih, yang keluar dari celah bebatuan. Tempat yang dianggap keramat oleh sebagian masyarakat. Air yan...

Selada Air, Sayuran Tertua yang Dikonsumsi Manusia dengan Setumpuk Manfaat
Bacakan Artikel

Ia memiliki keunikan tersendiri, sebab semakin dipanen, maka akan semakin rimbun pula daunnya. ย Jenis tumbuhan sayur ini dikonsumsi ย hanyalah daun dan batangnya.

Tumbuhan bernama ilmiah Nasturtium officinale R. Br ini merupakan tumbuhan yang tergolong dari famili Bras- sicaceae. Ia berasal dari dari Eropa dan Asia.

Sebagai tumbuhan sayuran, sebagaimana umumnya, selada air juga mengandung beragam manfaat. Itu karena ย ia hadir sebagai sumber vitamin A dan C yang baik. Ia juga mengandung niasin, asam askorbat, tiamin, riboflavin, dan zat besi (Stephens 2012).

Dewi Rahmayani Rahman, dkk (2015) membeberkan jika tumbuhan ini merupakan salah satu sayuran yang mempunyai efek antikanker. Ia mengandungย  mengandung senyawa isotiosinat, kaemferol glikosida dan l-triptofan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas, membantu memperbaiki kerusakan dan sinte- sis DNA.

Nurul Lailiyatul Fitriyah, (2016 yang mengutip pendapat ร–zen, (2009) mengatakan, tumbuhan dari kelas Magnoliopsida ini mempunyai khasiat untuk mengurangi resiko kanker payudara, pengobatan kanker paru-paru, dan kanker-kanker yang lain pada manusia, serta memperlancar fungsi pankreas dan pencernaan.

[irp]

Bahkan dalam masyarakat Turki, mereka menggunakannya ini untuk mengobati sakit perut ( Ozen 2009). Selain itu, selada air juga digunakan sebagai obat untuk diabetes, diuresis, bronkitis, sebagai anti-ulserogenik, mengobati kudis, tuberkulosis, influenza, ย suplemen nutrisi, asma, melancarkan pencernaan, antimikroba, serta antikarsinogenik.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: