Sederet Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang

Klikhijau.com – Makanan telah jadi kebutuhan maha penting bagi tubuh kita. Ada jenis makanan yang bisa dikonsumsi setelah dimasak. Ada pula yang bisa langsung dimakan begitu saja. Makanan yang dima...

Sederet Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Makanan telah jadi kebutuhan maha penting bagi tubuh kita. Ada jenis makanan yang bisa dikonsumsi setelah dimasak. Ada pula yang bisa langsung dimakan begitu saja.

Makanan yang dimasak, cenderung ada yang tersisa. Dan ketika kita akan memakannya kembali, kerap dipanaskan ulang.

Makanan yang hangat memang lebih enak daripada yang dingin. Namun, perlu diingat ada beberapa jenis makanan, sebaiknya dihindari untuk dipanaskan kembali. Lebih baik dimakan dalam keadaan dingin daripada harus dipanaskan ulang.

Berikut ini beberapa jenis makanan tersebut, yang sebaiknya dihindari untuk dimasak ulang alias dipanaskan:



  • Jamur



Menyimpan jamur yang tidak habis didalam kulkas boleh saja, asal  tidak lebih dari dua jam setelah waktu pengolahannya.

Jamur idealnya mesti dihabiskan di hari yang sama saat mengolahnya, tanpa perlu dipanaskan. Karena nutrisi dan protein yang terdapat dalam jamu akan rusak. Itu bisa jadi menimbulkan berbagai masalah bagi pencernaan.



  • Lobak



Sayuran yang satu ini biasanya jadi campuran untuk soto atau isian lumpia dan spring roll.  Lobak adalah jenis sayuran yang juga  mengandung nitrat yang tinggi. Jadi, apabila dipanaskan kandungannya bisa berubah dan membawa marabahaya bagi tubuh.



  • Bayam



Sebagai sayuran yang mengandung nitrat tinggi. Bayam masuk dalam jenis makanan yang tidak bisa dipanaskan ulang, karena jika dilakukan, maka senyawa nitrat yang bersifat karsinogenik jadi senyawa penyebab kanker.

Di Indonesia, bayam sangat mudah didapat dengan harga terjangkau, karenanya sayuran ini  jadi makanan yang banyak dikonsumsi di negara ini.

Jadi, jika memasak sayuran yang satu ini, pastikan tidak tersisa untuk dipanaskan ulang.



  • Daging ayam



Protein yang terdapat dalam daging ayam cukup banyak apabila dibandingkan dengan daging berwarna merah lainnya.

Apabila dipanaskan ulang, maka proteinnya akan pecah dan hilang, bahkan akan sulit dicerna oleh pencernaan sehingga bisa menyebabkan masalah bagi perut.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2