Sastra Hijau
Media yang concern pada isu lingkungan, kehutanan, konservasi dan green life style
Sorotan
Sajak-sajak Renungan Semesta Yanuar Abdillah Setiadi
Sajak-sajak Renungan Semesta Yanuar Abdillah Setiadi (1) Nilai Pada apa kau sandarkan sebuah nilai kehidupan Apakah pada puisi-puisi yang mengasuh j...
Matamu Sungai Kecil
Warna Hujan kubisikan padamu sekali lagi dan terakhir, wanaria warna hujan selalu sama? entah kau sedang sendiri atau berada pada sebuah pesta atau...
Mata Waktu
Mata Waktu orang-orang sedang sibuk menghitung kartu domi di kepalanya. dan kau sibuk menyeruput kopi hitam tak bergula itu. "hidup adalah permain...
Hutan Senja
“Jangan ke sana!” teriakanku menggema, terdengar seperti suatu hardikan. “Kenapa? Bukankah itu yang kau inginkan?” Tanyanya tanpa berpaling. Ia tetap saja me...
Menakar Seduhan Kopi untuk Ayah
Menakar Seduhan Kopi untuk Ayah aku baru saja mengantar ibu ke kebun tempat segala mimpinya tumbuh bertumbuh pohon-pohon kopi tanpa buah menyambu...
Tanaman Rahasia Depan Rumah
Kenapa pohon tumbuh begitu cepat? Kenapa pohon tumbuh begitu cepat? Aku tak punya jawaban Selain membiarkan pertanyaanmu mengambang di udara Di...
Sepasang Mata Hujan
Air berlomba sampai ke laut. Mengajak apa saja yang dilaluinya. Kerikil, batu besar, kayu, daun, ternak, rumput, lumut. Apa saja. Tak ada yang kuasa menolak....
Aku Akar itu, Kau Pohon itu
Pohon di Tubuh Waktu petasan meledak di hati, penuh warna duka-duka percikan api ke empat mata arah bakar semua hutan di tubuh aku melintasi sem...
Sampah-sampah Berumah di Bira
Sampah-sampah Berumah di Bira sampah-sampah sampai ke pantai bira di bawa serakah dari jauh dua pohon di jembatan pelangi roboh menghantam segal...
Bunga Badaria di Musim Hujan
Hujan baru saja tumpah. Seorang perempuan berusia setengah abad baru saja pulang dari sawah. Orang-orang memanggilnya Daeng Ke’nang. Ia mengeluhkan air di sawah...
Hutan dari Jendela Masa Depan
Nama Lain dari Puisi Puisi adalah nama lain dari ketidak-berdayaan Nama lain dari hutan babatan Ladang ilalang dan juga nama lain dari tetes air di...
Kopi Hilang di Meja Warkop
Sungai itu Mengalir ke Mata sungai balantieng mengalir hingga ke matamu. bawa batu-batu, pasir, dan akar kayu, juga daun-daun tak mengering. di matam...
Tak Ada Pantai di Bira
Yang paling ingin kulihat jika ke pantai Bira adalah pasirnya. Konon telah berubah jadi cokelat tanah. Tak ada yang tahu penyebabnya, tapi berita itu telah men...
5 Puisi Wiji Thukul Berdiksi Alam dengan Napas Perlawanan yang Kuat
Klikhijau.com – Wiji Thukul menghilang entah ke mana pada tahun 1998. Lelaki yang lahir pada 26 Agustus 1963 itu dikenal sebagai penyair dan juga aktivis. Ia...
Meresapi 11 Kelong Makassar Berdiksi Alam yang Memikat
Klikhijau.com – Kelong merupakan hasil karya sastra lisan dalam sastra Makassar yang berbentuk puisi. Jenis sastra kelong ini identik dengan pantun dalam sastra...